Perpusda Bojonegoro Batasi Jumlah Pengunjung di Ruang Baca

20846

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Perpustakan daerah (Perpusda) Bojonegoro, Jawa Timur, hingga, Rabu (2/9/2020) masih membatasi pengunjung yang datang. Sejak dibuka kembali Juni lalu di tengah pandemi covid-19, Perpusda tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro, Kamidin mengatakan, penutupan perpusda dilakukan sejak April lalu. Hal itu sesuai surat edaran dari Bupati. Perpusda juga dilengkapi dengan protokol kesehatan. Pengunjung wajib bermasker ketika masuk dalam perpusda. Selain itu, juga wajib mencuci tangan dengan sabun. 

“Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) perpustakaan Muhammad Kholil menjelaskan, sebelumnya perpusda hanya melayani peminjaman buku saja. Karena, jika membaca di tempat atau dalam perpusda dikhawatirkan akan terjadi kontak fisik secara langsung.

“Namun, dua minggu lalu para pengunjung sudah diperbolehkan membaca di tempat,” ujar Kholil sapaan akrabnya.

Meskipun masih memberlakukan psysical distance di dalam ruang perpusda, pihak Perpusda menerapkan pembatasan jumlah pengunjung. Pasalnya luas ruang baca perpusda terbatas.

Baca Juga :   PTM Terbatas Dimulai, Jarak Duduk Siswa Diatur 1,5 Meter

“Karena, ruang perpusda terlalu sempit, hanya bisa digunakan untuk 15 orang. Apalagi sekarang harus menjaga jarak,’’ ungkapnya. 

Lelaki asal Desa Kedungagung, Kecamatan Baureno, itu mengatakan, hingga kini pengunjung masih minim. Karena, lembaga pendidikan masih dliburkan. Dalam sehari hanya ada 25 pengunjung saja.  

“Rerata pengunjung dari mahasiswa. Karena, mereka mencari referensi untuk tugas akhir kuliah,” tuturnya. (jk)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *