Sensus Penduduk Tahap 2 di Bojonegoro Proses Rekapitulasi Data

20995

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro 

Bojonegoro – Sensus penduduk tahap kedua sudah dimulai September ini. Namun, untuk melengkapi data penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal, Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan Census Night yang dilakukan pada 15 September lalu. Kini sensus penduduk sudah proses rekapitulasi data.

Kepala BPS Bojonegoro Firman Bastian mengatakan, sensus di lapangan sudah selesai. Tinggal sedikit penduduk yang belum data, karena berbagai asalan. Biasanya yang belum terdata bekerja di luar kota.

‘’Biasanya orangnya bepergian atau sedang bekerja,’’ katanya, Selasa (22/9/2020).

Firman sapaan akrabnya menjelaskan, masih proses rekapitulasi di setiap koordinator sensus kecamatan. Jadi, secepatnya data penduduk akan segera diketahui. Dari RT hingga tingkat kabupaten.

‘’Ya, masih proses rekapitulasi dan input data,’’ katanya ditemui di kantor.

Dia menjelaskan, sensus tahap kedua ini juga melalukan census night untuk melengkapi data penduduk. Seperti pencacahan penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal atau tunawisma, di antaranya gelandangan, tukang becak, atau pengemis.

Baca Juga :   PMII Tolak Mega Proyek di Bojonegoro

Census night, lanjut dia, sangat penting dilakukan untuk mendata penduduk tunawisma. Karena mereka tidak mempunyai tempat tinggal. Namun, census night mempunyai kendala seperti data yang didapat tidak sesuai di lapangan.

‘’Karena mereka berpindah-pindah, ketika kita datangi ternyata mereka tidak ada di tempat,’’ katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia menuturkan, untuk census night data yang diperoleh yakni 34 laki-laki dan 21 perempuan. Itu pun dari petugas sensus berangkat pukul 22.00 WIB hingga 06.00 WIB.

‘’Waktu itu tepat karena mereka sedang tidur,’’ katanya. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *