Pascatutup Akibat Pandemi, Pengunjung Grogoland Waterpark Capai 1.500 Orang

20997

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Objek wisata Grogoland Waterpark di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai menggeliat setelah hampir enam bulan tutup akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Sejak dibuka kembali pada pertengahan Agustus lalu, jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang.

Wisata Grogoland berada di desa ring satu Lapangan Migas Alas Tua East (ATE) yang dioperatori ExconMobil Cepu Limited (EMCL). Sejumlah bantuan dari anak perusahaan raksasa migas Amerika Serikat digelontorkan untuk mendukung wisata tersebut. Di antaranya 5 unit alat permainan berlogo EMCL, berupa papan seluncur pasir, ayunan, tangga majemuk, jungkitan dan ayunan putar.

“Kami mendapat bantuan dari EMCL dua tahun lalu, tepatnya pada selasa (08/05/2018). Kami ucapan terima kasih kepada pihak EMCL yang telah memberikan dukungan nyata untuk pengambangan wisata di Ngunut ini,” kata Didik Eko Cahyono, Kaur Perencanaan Desa Ngunut didampingi Kepala Desa Ngunut, Suwarno, kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (23/09/2020).

Pihaknya berharap ada tambahan bantuan lagi untuk grogoland waterpark ini. Bukan hanya dari EMCL khususnya, tetapi dari berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah. Mengingat masih banyak sarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya tarik tempat wisata ini kepada para pengunjung. 

Baca Juga :   Mudik Medhayoh Bojonegoro, Sejumlah Tempat Wisata Ramai Dikunjungi Wisatawan

“Semisal gapura, tempat ibadah, penambahan gazebo, dan masih banyak lagi yang ditujukan untuk memperindah tempat wisata ini sekaligus menambah kenyamanan pengunjungnya,” harapnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Ngunut, Agus Wahyudi memberikan data jumlah pengunjung saat sebelum terjadi pandemi.

“Just info ini mas, pada januari tahun ini dalam catatan kami mencapai 1.700 pengunjung, disusul menurun 1.200 bulan februari, dan naik lagi 1.500 pengunjung di bulan Agustus saat dibuka kembali,” ujarnya saat ditemuidi sela kesibukannya.

Agus menegaskan pengunjung wisata Grogoland wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Seperti memakai masker, dan jaga jarak,” tegasnya.

Agus juga menambahkan, wisata Grogoland sepenuhnya dikelola dan dikembangkan oleh warga setempat dan pemerintah Desa Ngunut. Wisata ini menawarkan sumber mata air yang mengalir di sungai dengan kedalaman hingga kedalaman 125 cm. Aliran air yang cukup deras, sehingga cocok untuk tubing menggunakan ban mobil sebagai andalan objek wisata ini(fin). 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Sampaikan Aspirasi, Dewan Kebudayaan Bojonegoro Medhayoh ke Bupati Wahono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *