Stasiun Bojonegoro Belum Melarang Calon Penumpang Pakai Masker Scuba

21007

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Bojonegoro, Jawa Timur, belum dilarang memakai masker scuba. Meski banyak isu larangan pakai masker scuba, calon penumpang tidak perlu bingung saat hendak bepergian dengan KA.

Kepala Stasiun Bojonegoro Agus Widodo mengatakan, calon penumpang rata-rata sudah mengetahui masker efektif yang dianjurkan pemerintah. Karena itu, selain mewajibkan memakai masker mereka sudah sadar akan himbauan itu.

‘’Masyarakat tingkat kesadarannya sudah ada. Kota Jakarta pun juga diwajibkan memakai masker medis,’’ katanya ditemui di kantor.

Agus sapaan akrabnya menjelaskan, Stasiun Bojonegoro belum ada larangan memakai masker scuba atau buff. Namun, calon penumpang tetap diimbau untuk memakai masker dan menjaga jarak. Selain itu, pembelian tiket KA masih menggunakan sistem online. Saat ini jumlah penumpang sudah mencapai 60 persen.

‘’Peraturan masih diperketat. Dan sebelum memasuki stasiun pun harus dicek suhu badan,’’ katanya, Kamis (24/9/2020).

Dia mengatakan, jika dipresentasekan calon penumpang yang memakai masker scuba hanya 20 persen. Sisanya memakai masker medis. Pasalnya tingkat kesadaran masyarakat sudah bertambah.

Baca Juga :   Polsek Rengel Antisipasi Aksi Persekusi

‘’Yang pasti, kalau naik KA harus membawa persyaratan kesehatan. Seperti surat sehat dari pukesmas, tes swab, dan tes rapid itu harus dibawa,’’ katanya (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *