SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemulihan Central Processing Plant (CPP) Gundih milik Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang berada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih belum beroperasi penuh sesuai kapasitas. Sebab, masih ada alat pendukung yang harus didatangkan dari luar negeri.Â
Sementara, untuk langkah percepatan pemulihan dan bisa beroperasi kembali seperti sekarang ini, digunakan piranti baru berupa Thermal Oil Heater (TOH).
“Ini karena kejadian pada Thermal Oxidizer yang lalu, membutuhkan waktu perbaikan atau Waste Heat Recovery Unit. Ditargetkan akhir November atau awal Desember 2020 bisa kembali normal,” kata Cepu Field Manager, Afwan Daroni kepada suarabanyuurip.com, Jumat (2/10/2020).
Dia menjelaskan, TOH ini memiliki keunggulan yang bisa memotong waktu gas sales CPP Gundih. Yang semula dijadwalkan November atau awal Desember 2020, ternyata lebih cepat 2 bulan.Â
“Sales gas bisa dilaksanakan akhir sepetermber dengan sales gas mencapai 25 mmscfd,” ujarnya.
Akibat berhentinya operasi CPP Gundih pasokan gas ke pembangkit listrik tenaga gas dan Uap (PLTGU) Tambaklorok Semarang dan suplai gas ke PGN untuk jaringan gas Blora dan Semarang sempat tekendala selama 5 bulan. Namun dengan kerja yang baik operasi jargas dan PLTGU tetap berjalan.Â
Untuk kebutuhan listrik selama pademi covid 19 ternyata down. Sehingga bisa diambilkan dari unit PLTGU lain.
“Sementara, untuk jargas diatasi dengan sisa gas dalam pipa dan suplai CNG oleh PGN,” pungkasnya.(ams)