SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) diperpanjang hingga Desember 2020. Sebelumnya tahap pertama per bulan menerima Rp 600 ribu selama tiga bulan. Namun, dalam bantuan lanjutan BLT DD kini jumlahnya Rp 300 ribu per bulan untuk keluarga penerima manfaat (KPM).
Tenaga Ahli (TA) P3MD di DPMD atau PIC BLT DD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, M. Fathur Rochman mengatakan, hingga kini BLT DD sudah sampai pada tahap keenam. Namun, dengan keluarnya Permendes NO. 14 tahun 2020 BLT DD dilanjutkan hingga tahap sembilan.
“Penyaluran tahap lanjutan untuk tiga bulan,’’ katanya, Rabu (7/10/2020).
Fathur sapaan akrabnya menjelaskan, penyaluran dilakukan secara bertahap. Selama tiga bulan yakni mulai Oktober hingga Desember, para KPM menerima besaran BLT DD perbulan sebesar Rp 300 ribu.
‘’Proses penyaluran tergantung dari masing-masing desa. Namun, dalam menentukan penerima pemerintah desa melakukan musyawarah desa (musdes),’’ kata pria asal Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota itu.
Dia mengatakan, penerima BLT DD harus sesuai kriteria yakni bagi warga terdampak Covid-19. Jumlah penerima bisa berkurang atau bertambah dari sebelumnya.
“Data penerima kemudian ditetapkan dalam peraturan kepala desa (perkades),’’ katanya kepada SuaraBanyuurip.com.
Fathur menjelaskan, sebelumnya penyaluran BLT DD tahap pertama hingga ketiga sebesar Rp 600 ribu per KPM. Sedangkan, tahap lanjutan Rp 300 ribu per KPM. Sehingga, tahap lanjutan ini bisa meringankan keluarga terdampak virus korona.
Soal penyaluran BLT DD saat ini masih mengalami kendala dalam proses pengajuan virtual acount. Karena pencairan BLT DD di Bojonegoro dilakukan secara non tunai melalui bank pemerintah. Sehingga, proses pengajuan virtual acount terlalu lama.
“Namun, untuk mengatasi kendala itu, pendamping desa memfasilitasi persyaratan pencairan BLT DD. Sehingga, proses pengajuan virtual acount dapat diproses lebih awal,’’ kata Fathur. (jk)