Pandemi Covid-19, Proyek GPF JTB Capai 15 Juta Jam Kerja Aman

21164

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Proyek Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah mencapai 15 juta jam kerja selamat tanpa Lost Time Injury (LTI) terhitung sejak tanggal 18 September 2020.

Hal ini merupakan pencapaian yang sangat baik karena ditengah padatnya jadwal konstruksi dan situasi pandemic COVID-19 di Indonesia proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru yang dikelola PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali mengukir milestones keselamatan setelah diawal tahun 2020 menerima penghargaan apresiasi pencapaian 5 juta jam kerja selamat tanpa Lost Time Injury (LTI) dari Gubernur Jawa Timur.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara PT. Pertamina EP Cepu dengan Konsorsium Rekayasa Industri-JGC Corporation-JGC Indonesia (RJJ) selaku Kontraktor Proyek Pengembangan GPF JTB. Proyek ini mencapai 15 juta jam kerja selamat terhitung sejak 23 Oktober 2017 sampai dengan 18 September 2020,” kata Senior Manager Project GPF & PL JTB, Iwan Hamzah, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (14/10/2020) malam.

Baca Juga :   Pemkab Minta Jatah Pengelolaan Flare Gas Blok Cepu

Diharapkan pencapaian ini terus dipertahankan hingga akhir proyek. Mengingat  proyek Gas JTB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect dalam perkembangan Industri Migas di wilayah sekitarnya. Sementara dalam aktivitas tetap mematuhi protokol covid 19.

“Mohon doa dan dukungannya dari semua pihak, agar proyek JTB berjalan lancar, aman, dan kondusif sesuai harapan bersama,” pungkasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *