3 Kecamatan Berpotensi Diterjang Banjir, 1.345.087 Jiwa Risiko Terdampak

Plt Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah melakukan kajian wilayah yang rentan terjadi bencana alam. Salah satunya bencana banjir yang berpotensi terjadi di hampir semua wilayah.

Kepala BPBD Bojonegoro Nedief Ulfia mengatakan, masyarakat harus selalu waspada menghadapi musim penghujan. Warga harus berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan kondisi cuaca ekstrem. Seperti banjir, tanah longsor, genangan, angin kencang, dan jalan licin itu perlu diwaspadai.

“Karena potensi bencana termasuk banjir bisa terjadi di setiap wilayah,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Dia menjelaskan, menurut data kajian risiko potensi penduduk terdampak bencana banjir per kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak tiga kecamatan tertinggi penduduk terdampak bencana banjir yakni Kecamatan Bojonegoro ada 91.177 jiwa, Kecamatan Dander ada 84.541 jiwa, dan Kecamatan Kedungadem sebanyak 83.506 jiwa rerata dengan kelas tinggi.

Namun, lanjut dia, 28 kecamatan di Bojonegoro berpotensi banjir total sebanyak 1.345.087 jiwa yang berpotensi terdampak banjir. Selain itu, dengan kajian kerentanan bencana banjir tersebut dilakukan untuk menghitung jumlah potensi penduduk terdampak. Dan juga untuk mengetahui kerugian fisik, ekonomi, dan lingkungan akibat kejadian bencana banjir.

Baca Juga :   Lahan Parkir Cepu Dikuasai Preman

“Biasanya yang sering terjadi banjir daerah bantaran Sungai Bengawan Solo. Namun, untuk menanggulangi bencana banjir tersebut kami akan koordinasikan dg balai besar wilayah sungai (BBWS),” katanya. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *