81 Embung di Bojonegoro Kering

Embung Bojonegoro.
Salah satu kondisi embung di wilayah Bojonegoro sudah mengering akibat musim kemarau.

SuaraBanyuurip – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dampak musim kemarau sudah terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sedikitnya 81 embung tersebar di sejumlah kecamatan mengalami kekeringan.

“Embung yang mengering rata-rata merupakan tadah hujan,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Ardian Ari Nurcahyo.

Dia mengatakan, dari total 433 embung di Bojonegoro yang telah diinventarisasi, sebanyak 81 embung mengering. Dampaknya berpotensi mengganggu pasokan air untuk pertanian.

“Namun untuk saat ini rata-rata petani menanam palawija, kecuali lahan pertanian yang memiliki sumber air,” katanya, Jumat (1/8/2025).

Kabid Air Baku dan Irigasi Dinas PU SDA Bojonegoro Bungku Susilowati menambahkan, embung di Bojonegoro telah diiventarisasi untuk mendapatkan data akurat. Terutama saat musim kemarau tiba.

“Embung yang dimiliki desa juga dicek untuk menghadapi kekeringan di musim kemarau, yaitu embung-embung yang masih terisi air walaupun di musim kemarau,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Petani Pinggiran Hutan Bojonegoro Pilih Tanam Kacang Hijau

Pos terkait