Mustakim Pimpin GP Ansor Bojonegoro Periode 2020 – 2024

21247

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Proses Konferensi cabang (Konfercab) GP Ansor Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berjalan kondusif di Gedung Serbaguna, Sabtu (24/10/2020). Setelah proses penghitungan suara, Mustakim terpilih jadi ketua dengan perolehan 290 suara.

Ketua Panitia Konfercab GP Ansor Bojonegoro M. Dawam mengatakan, pembukaan konfercab digelar secara luring dan daring. Konfercab dihadiri 100 tamu undangan, baik dari perwakilan PAC GP Ansor maupun jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Selain itu juga dihadiri secara langsung Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

“Konfercab harus mematuhi protokol kesehatan Covid – 19. Sehingga, perwakilan hanya tiga orang dari masing-masing PAC GP Ansor,” kata Dawam kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia menjelaskan, mulai dari pembukaan konfercab, pemungutan suara, hingga penghitungan suara berjalan lancar dan kondusif. Pendaftaran calon Ketua GP Ansor Bojonegoro sudah dibuka semenjak 22 hingga 23 Oktober lalu. Dan  muncul dua calon yakni Mustakim dan Gus Ja’far.

“Konfercab diselenggarakan dengan tujuan untuk regenerasi kepemimpinan,” kata Dawam sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, proses pemungutan suara dilakukan secara bergiliran karena harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sehingga, setiap giliran pemungutan suara hanya ada 74 orang di dalam Gedung Serbaguna.

Baca Juga :   PAW Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi Gerindra, Suprapto Dilantik Gantikan Hafid Saputra

Dawam menjelaskan, setelah pemungutan suara selesai dilanjutkan dengan penghitungan suara. Dari 19 PAC GP Ansor dan 363 PR GP Ansor se Bojonegoro yang hadir di dalam proses pemungutan suara.

Hasil penghitungan suara, lanjut dia, Mustakim memperoleh 290 suara, sedangkan Gus Ja’far memperoleh 213 suara. Namun, ada empat suara yang dianggap tidak sah. Sehingga, dengan hasil penghitungan suara tersebut Mustakim menjadi Ketua GP Ansor Bojonegoro terpilih periode 2020-2024.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, dalam kepemimpinan harus dilakukan karena Ansor kiprahnya sangat penting. Dan Ansor harus bermitra dengan pemkab dalam proses pembangunan.

“Selain itu, saya baru melihat organisasi yang ada akreditasinya. Sehingga, Ansor telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan,” kata Bupati. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *