SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Jawa Timur, telah membangun tempat pembuangan sampah (TPS) baru di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. TPS di ring satu Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) itu dibangun di lahan seluas 3,8 hektar dengan daya tampung 70.000 ton sampah, atau sekitar 250.000 meter kubik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Hanafi menjelaskan pembangunan TPS baru di Desa Bandungrejo ini untuk menampung sampah rumah tangga di 11 kecamatan di wilayah barat Bojonegoro. Yakni Kecamatan Ngasem, Gayam, Tambakrejo, Ngambon, Margomulyo, Malo, Ngraho, Padangan, Kasiman, Kedewan dan Purwosari.
“Termasuk sampah dari proyek Gas JTB dan Lapangan Minyak Banyu Urip,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Senin (2/11/2020).
Data DLH, Bojonegoro sekarang ini memiliki 87 TPS, dan lebih dari 100 kontainer untuk menampung sampah yang tersebar di desa-desa di 28 kecamatan.
Hanafi berharap masyarakat meningkatkan kesadarannya dalam membuang sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama desanya yang sudah ada TPS.
“Apalagi para operator migas agar lebih disiplin terkait persampahan,” pungkasnya.
TPS Bandungrejo diresmikan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Minggu (1/11/2020) kemarin. TPS ini untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan.
Kepala Dusun Bandungrejo, Wanuri mengapresiasi pembangunan TPS tersebut, karena akan semakin memudahkan masyarakat untuk membuang sampah. Â
“Tentunya ini akan menjadikan lingkungan menjadi bersih karena sampah bisa dikelola dengan baik di TPS,” pungkasnya.(suko)