ExxonMobil Cepu Ltd Sabet Dua Penghargaan Keselamatan Migas 2020

21314

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), menyabet dua penghargaan Keselamatan Migas 2020 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Yakni kategori Patra Karya Raksa Tama dan Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha. 

Penghargaan Patra Karya adalah Pembinaan Keselamatan Migas. Sedangkan kategori Patra Nirbaya adalah Tanpa Kehilangan Jam Kerja Sebagai Akibat Kecelakaan.

Penghargaan tersebut diberikan Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Penganugrahan penghargaan dilaksanakan secara virtual pada Selasa (3/11/2020) kemarin, untuk mencegah penyebaran  Covid-19. 

“Alhamdulillah, iya benar. Acaranya kemarin siang. Yang menerima Bapak Muhammad Nurdin, Senior Vice President Production ExxonMobil Indonesia,” ujar Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (4/11/2020).

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dalam arahannya menegaskan, komitmen menjamin keselamatan migas harus dimulai dari pimpinan Badan Usaha (BU) atau Badan Usaha Tetap (BUT) untuk menempatkan keselamatan sebagai budaya yang menjadi bagian dari setiap lingkup pekerjaan. 

“Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Migas atau SMKM pada BU/BUT adalah satu keharusan. Badan usaha bidang migas baik hulu maupun hilir juga sudah semestinya memiliki suatu sistem manajemen keselamatan yang tidak hanya dipahami oleh top management, tetapi juga oleh para pekerja di lapangan,” ujar Arifin melalui keterangan tertulisnya.

Ditegaskan, SMKM merupakan bagian penting dalam mendukung industri migas yang berkelanjutan. Secara alamiah, industri migas adalah industri yang sangat beresiko, bukan hanya dari sisi investasi, operasionalnya pun memiliki resiko yang tinggi. Upaya yang dapat dilakukan dalam menekan seminimal mungkin resiko tersebut melalui penerapan SMKM termasuk di dalamnya membangun kemitraan yang baik dengan Pemerintah.

“Tingkat kecelakaan ini dapat ditekan serendah mungkin dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga keselamatan migas,” harap Arifin.

“Selamat kepada badan usaha yang mendapatkan penghargaan. Kami berharap prestasi ini dipertahankan dan disampaikan ke pekerja di lapangan Untuk menyemangati mereka,” pungkasnya.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial mengungkapkan, pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi industri migas Indonesia, di tengah upaya meningkatkan produksi. Pada saat yang bersamaan, harga minyak pun jatuh di bawah US$ 30 per barel dan penurunan konsumsi BBM. Di sisi lain, kelancaran operasi kegiatan migas harus tetap berjalan, tanpa mengabaikan keselamatan migas yang meliputi keselamatan pekerja, masyarakat umum, instalasi dan lingkungan.

Penganugrahan penghargaan ini, lanjut dia, sebagai bentuk apresiasi kepada BU/BUT migas dalam menjaga keselamatan pada kegiatan operasi baik hulu maupun hilir, terutama di masa pandemi ini. 

“Pemberian Penghargaan Keselamatan Migas ini merupakan apresiasi terhadap keberhasilan suatu perusahaan yaitu KKKS dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir dalam menjamin kelangsungan keselamatan kerja di kegiatan usaha migas,” ujarnya. 

Baca Juga :   70 Ha Lahan Pertanian Tergerus Proyek Migas Mudi

Pemberian Penghargaan Keselamatan Migas dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 516 K/38/M.PE/89 tentang Pemberian Tanda Penghargaan dalam Bidang Keselamatan Kerja Pengusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi.

Tanda Penghargaan Keselamatan Kerja Minyak dan Gas Bumi dapat diberikan untuk kategori tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan dan pembinaan keselamatan kerja. 

Tanda  Penghargaan  Keselamatan  Kerja  Minyak  dan  Gas  Bumi  yang  diberikan  untuk  kategori  ”Tanpa  kehilangan  jam  kerja  sebagai  akibat  kecelakaan”  dibagi  tiga kelas yaitu Patra Nirbhaya Karya Utama, Patra Nirbhaya Karya Madya, dan Patra Nirbhaya Karya Pratama.  

Sedangkan Tanda  Penghargaan  Keselamatan  Kerja  Minyak  dan  Gas  Bumi  yang  diberikan untuk kategori “Pembinaan Keselamatan Kerja” dibagi dalam tiga kelas yakni Patra Karya Raksa Tama, Patra Karya Raksa Madya, dan Patra Karya Raksa Pratama.

Pada tahun 2020 ini, penerima penghargaan Patra Nirbhaya sebanyak 72 perusahaan dan penghargaan Patra Karya sebanyak 16 perusahaan. Untuk Patra Karya rinciannya, Patra Karya Raksa Tama sebanyak 8 perusahaan, Patra Karya Raksa Madya sebanyak 7 perusahaan, dan Patra Karya Raksa Pratama sebanyak 1 perusahaan.

Sementara untuk Patra Nirbhaya Utama Adinugraha sebanyak 22 perusahaan, Patra Nirbhaya Karya Utama sebanyak 20 perusahaan, Patra Nirbhaya Karya Madya sebanyak 17 perusahaan, dan Patra Nirbhaya Karya Pratama sebanyak 13 perusahaan.(suko)

Berikut Perusahaan Penerima Penghargaan : 

A. Patra Karya Raksa Tama 

1. ExxonMobil Cepu Limited

2. PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap

3. PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan

4. PT Badak NGL

5. PT. Pertamina (persero) Refinery Unit III Plaju

6. PT Jakarta Tank Terminal

7. PT Pertamina Gas Wilayah Timur

8. PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai

B. Patra Karya Raksa Madya 

1. JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi

2. PT Donggi Senoro LNG

3. PT Transportasi Gas Indonesia

4. PT. Pertamina (Persero) RU VII Kasim

5. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V

6. PT Pertamina (persero) Marketing Operation Region IV

7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I

C. Patra Karya Raksa Pratama 

1. PT. Maspion Energy Mitratama

D. Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha 

1. JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi

2. ExxonMobil Cepu Limited

3. PetroChina International Jabung Ltd.

4. PT Pertamina Hulu Mahakam

5. PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore

6. PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan 7. PT Badak NGL

8. PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju

9. PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap

10. PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai

11. PT Donggi Senoro LNG

12. PT. Pertamina (Persero) RU VII Kasim

Baca Juga :   Karyawan Tripatra Dilatih Emergency Respon

13. PT Bina Bangun Wibawa Mukti (Perseroda)

14. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V

15. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV

16. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I

17. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I

18. PT Pertamina Gas Wilayah Timur

19. PT Transportasi Gas Indonesia

20. PT Pertamina Gas Project Management 21. PT Jakarta Tank Terminal

22. PT. Maspion Energy Mitratama

E. Patra Nirbhaya Karya Utama 

1. PT Pertamina EP Cepu ADK

2. BP Berau, Ltd.

3. Kangean Energy Indonesia Ltd.

4. EMP Bentu Ltd.

5. Petrogas (Basin) Ltd

6. SAKA Indonesia Pangkah Ltd.

7. JOB Pertamina – Medco E&P Simenggaris 8. PT SPR Langgak

9. Kilang PPSDM ESDM Migas Cepu

10. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III

11. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II

12. PT Sumber Petrindo Perkasa

13. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional II

14. PT Pertamina Gas Wilayah Barat

15. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Transmission Management

16. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional III

17. PT Kalimantan Jawa Gas

18. PT Mitra Energi Gas Sumatera

19. PT Perta Arun Gas

20. PT Orbit Terminal Merak

F. Patra Nirbhaya Karya Madya 

1. EMP Malacca Strait S.A

2. Husky CNOOC Madura Limited

3. PT Pertamina EP Asset 5

4. Montd’Or Oil Tungkal Ltd

5. PT Pertamina EP Cepu

6. PT Medco E&P Lematang

7. Petronas Carigali Muriah Ltd.

8. Petronas Carigali Ketapang II Ltd.

9. Chevron Makassar Ltd.

10. PT Perta-Samtan Gas

11. PT. Titis Sampurna

12. PT. Pertamina (Persero) – RDMP Balikpapan & Lawe-Lawe

13. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII

14. PT Nusantara Regas

15. PT. Bayu Buana Gemilang – Area Barat

16. PT. Bayu Buana Gemilang – Area Timur

17. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Project Management Office

18. PT. Optima Sinergi Comvestama

G. Patra Nirbhaya Karya Pratama 

1. PT Pertamina Hulu Energi Abar

2. PT Visi Multi Artha

3. PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java

4. Mandala Energy Lemang Pte. Ltd.

5. PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang

6. PT Gasuma Federal Indonesia 

7. PT Trans Pacific Petrochemical Indotama

8. PT Surya Esa Perkasa Tbk
9. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII
10. PT Energasindo Heksa Karya
11. PT Gagas Energi Indonesia
12. PT AKR Corporindo Tbk
13. PT PGN LNG Indonesia.  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *