Bangun Jembatan Darurat, Aktivitas Warga Panjang Kembali Lancar

21331

SuaraBanyuurip.comArifin Jauhari

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Panjang, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bersama warga bergerak cepat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Dusun Tlawah dan Dusun Tempuran, yang putus diterjang banjir pada Minggu (1/11/2020) lalu.

Kepala Desa (Kades) Panjang, Heri Hartono menuturkan, dibenahinya jembatan darurat terbuat dari pohon bambu yang rusak diterjang banjir yang mengganggu aktivitas warga di Dusun Tlawah, agar bisa kembali lancar.

“Jembatan darurat itu dibuat sebagai akses sementara, karena jembatan utama di Dusun Tlatah sedang dalam pembangunan,” jelas Kades Heri, kepada Suarabanyuurip.com, Jum’at ( 6/11/2020).

Pihaknya mengaku, sangat bersyukur dan juga bangga dengan kekompakan warganya yang bersedia bergerak cepat membangun kembali jembatan darurat.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan warga dengan cara gotong royong jembatan darurat sudah selesai dibangun dan sudah dapat dilalui kembali oleh warga,” kata Heri sapaan akrabnya.

Terpisah, Kapolsek Kedungadem, Inspektur Satu (Iptu) Fatkur Rahman membenarkan, bahwa jembatan darurat yang menghubungkan Dusun Tlawah dan Dusun Tempuran di Desa Panjang terputus akibat terseret arus air sungai yang meluap dengan deras pada hari minggu lalu. Namun tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Baca Juga :   Warga Bojonegoro Postif Virus Corona Meninggal Dunia

“Jembatan darurat itu merupakan satu satunya jalur yang dapat digunakan warga untuk akses menuju Dusun Tlawah Desa Panjang. Sementara pembangunan jembatan utama sudah berjalan sekira lima bulan namun sampai saat ini belum selesai,” tutupnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *