SuaraBanyuurip.com -Â Â Ahmad Sampurno
Blora – Operator Stasiun Pengisian dan Pendistribusian (SPP LPG) mendapat pelatihan selama empat hari di Pusat Pengembangan Sumber Daya Mineral (PPSDM) Migas. Tujuannya supaya mereka memiliki keterampilan mumpuni dalam melakukan pengisian dan penyaluran LPG.
Pembukaan pelatihan Gelombang I dilaksanakan pada Kamis (12/11/2020) kemarin secara Virtual. Pelatihan tersebut adalah hasil kerja sama PPSDM Migas dengan Direktorat Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
Menurut rencana, pelatihan dan sertifikasi itu dilaksanakan sebanyak 5 gelombang. Dengan rincian 2 hari pelatihan (16 Jam Pelajaran) dan 2 hari sertifikasi. Diikuti sebanyak 50 orang peserta dari Sumatera Utara. Pengajar pelatihan dari fungsional Widyaiswara dan Instruktur PPSDM Migas dan dari Ditjen Migas.
Hadir dalam pembukaan pelatihan secara virtual, Kepala PPSDM Migas, Wakhid Hasyim. Dia berpesan kepada peserta supaya menggunakan kesempatan pelatihan dan sertifikasi dengan sebaik- baiknya sebagai bekal setelah selesai mengikuti pelatihan dan sertifikasi.
“Tujuan pelatihan ini adalah, peserta nanti mampu melakukan pengisian dan penyaluran bahan bakar LPG dengan K3LL di tempat kerja. Sehingga selain skill kompetensi yang mumpuni, peserta juga mendapat bagaimana proses yang benar dan amanâ€, jelas Wakhid.
Kepala Direktur Teknik dan lingkungan Minyak dan Gas Bumi, Adhi Wibowo juga hadir secara virtual.Â
Sekadar diketahui, sesuai dengan Sistem Manajemen Integrasi Mutu ISO 9001-2015, ISO 14001-2015, dan ISO 45001:2018, yang ditetapkan di seluruh kegiatan PPSDM Migas. Untuk keperluan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan (continual improvement), peserta bisa memberikan umpan balik. Diantaranya dengan mengisi questionare melalui link tertentu ketika pelatihan berakhir.(Adv/ams)Â