SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sial dialami Kadiman (60), warga Dusun Sumurpandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pasalnya petani desa ring 1 lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, tersebut mengalami kecelakaan di pertigaan sebelah Utara Kantor Kecamatan Gayam, Senin (16/11/2020), sekitar pukul 16.50 Wib.
Kecelakaan di jalur utama menuju proyek Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) itu bermula saat korban hendak memboceng istrinya pulang dari sawah. Diduga korban ditabrak oleh oknum tenaga kerja proyek JTB berinisial PDO yang pulang dari aktivitasnya.
“Pak Kadiman sudah dipinggir jalan mau boceng istrinya pulang dari sawah. Tau-tau ditabrak langsung terjatuh tertimpa sepeda motor. Yang nabrak oknum tenaga kerja proyek JTB,” kata salah satu saksi mata warga Gayam, Ulvie, kepada Suarabanyuurip.com.
Beruntung dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya luka ringan yang diderita korban.
“Kaki kanannya tadi luka. Id badge naker yang nabrak dibawa korban. Tujuannya agar mau bertanggung jawab,” tandasnya.
Ulvie berharap para tenaga kerja (Naker) JTB untuk berhati-hati dalam berkendara, tidak ngebut saat pulang kerja. Karena jalan poros umum kecamatan (PUK) Gayam-Kalitidu ini juga banyak warga yang menggunakan.
“Mudah-mudahan yang nabrak segera nemui korban untuk bertanggungjawab. Kasihan korban sudah tua,” pungkasnya.
“Kaki saya yang sakit karena tertimpa sepeda motor,” sambung Kadiman.(sam)