SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021, harga barang kebutuhan pokok terpantau naik tajam. Demi membantu masyarakat mendapat harga lebih terjangkau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Disperindag Pemprov Jatim) mengadakan pasar murah di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro, Jawa Timur.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim, Muhammad Hamid Belu, menuturkan, penyelenggaraan pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi Kementerian Perdagangan untuk melakukan operasi pasar maupun pasar murah diseluruh daerah.
Dijelaskan, Pemprov Jatim bekerja sama dengan Bakorwil melalukan kegiatan ini, yakni dalam rangka membantu pengusaha untuk memperlancar usahanya karena selama pandemi Covid-19 ini daya beli masyarakat berkurang.
“Yang kedua membantu konsumen untuk memperoleh harga lebih murah. Sehingga kami membuka kegiatan ini selama dua hari. Sejak hari Jum’at (11/12/2020) kemarin hingga hari ini. Mulai pukul 7.30 WIB sampai 15.30 WIB,” kata pria asli Ambon ini kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (12/12/2020).
Ditambahkan, bahwa pasar murah ini diikuti oleh 25 pengusaha yang terdiri dari 13 Industri Kecil dan Menengah (IKM), Hypermart, Giant, Bravo, dan juga para distributor. Mereka menjual harga disini dibawah harga yang biasanya di pasar.
“Artinya, mereka menjual dengan harga perolehan. Contohnya, harga gula pasir disini dijual seharga Rp 11.500, sedangkan diluar Harga Eceran Tertinggi (HET)-nya dijual Rp 12.500. Telur disini dijual Rp 23.000 sementara di luar Rp 28.000, ada juga beras premium seharga Rp 8.000 dan lain-lain,” jelasnya.(fin)