SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sameo Regional for Qitep in Matematik menggelar geogebra tentang inovasi pembelajaran selama pandemi virus korona. Nurhadi guru SMPN 1 Gayam memenangi lomba geogebra kategori kelas sembilan.
Nurhadi sebelumnya sudah menekuni dan tertarik dengan geogebra semenjak 2012 lalu. Ia kemudian mengikuti perlombaan seperti yang diselenggarakan P4TK Matematika Jogjakarta, ExxonMobil, dan Sameo Regional for Qitep in Matematik.
“Pendaftaran melalui online, itu pun saya tidak tahu peserta berasal dari mana saja dan berapa. Dan itu tingkat nasional,” katanya, Senin (21/12/2020).
Menurut dia, selama mengikuti lomba tidak pernah mengalami kesulitan. Alasannya, karena sudah terbiasa bahkan dalam mengerjakan geogebra sebelum satu jam sudah menyelesaikannya. Geogebra sendiri merupakan program komputer (software) model pemelajaran secara inovatif khsusunya geometri dan aljabar.
“Itu khusus mata pelajaran matematika,” kata lelaki asal Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur itu.
Dia mengatakan, ada tiga kategori kelas perlombaan yakni kelas tujuh, delapan, dan sembilan. Namun, ia mengikuti kategori kelas sembilan dan berhasil memenangkannya. Dalam lomba ini tidak diumumkan pemenangnya, hanya saja setiap kategori diambil lima orang.
Sebelumnya, ia pernah mengikuti lomba dari berbagai instansi. Di antara seperti lomba yang diselenggarakan ExxonMobil bekerjasama dengan PBG Bojonegoro pada 2018 lalu dan berhasil medapat juara 1 dengan judul PowerGebra Paman Galur (persamaan garis lurus), juara 2 lomba Olimpiade Inovasi Pembelajaran (Onip) ke 2 tingkat nasional yang diselenggarakan P4TK Matematika Jogjakarta dengan judul PowerGebra Kocar Pencer (koordinat kartesius dan pencerminan).
“Dan yang selanjutnya juara tiga Onip ke 1 pada 2013 lalu yang diselenggarakan P4TK Matematika dengan judul PowerGebra Jurang Merah Putih (penjumlahan dan pengurangan merah putih),” kata guru matematika itu. (jk)