SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Puskesmas Kapas kini dibuka kembali setelah ditutup selama 10 hari. Sebelumnya, pelayanan masyarakat diarahkan ke sembilan jaringan kesehatan terdekat. Namun, setelah dibuka pelayanan puskesmas induk kembali normal.
Kepala Puskesmas Kapas Nur Firdaus mengatakan, sebelumnya pelayanan puskesmas ditutup karena tiga tenaga kesehatan (nakes) dinyatakan terpapar virus korona. Selama penutupan, Puskesmas Kapas melakukan pensterillan ruangan. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan.Â
“Ya, pelayanan puskesmas induk telah dibuka kembali mulai Senin lalu,” katanya, Selasa (14/12/2020).
Dia menuturkan, pelayanan puskesmas telah kembali normal. Sebelumnya, pelayanan dialihkan ke sembilan jaringan pelayanan kesehatan terdekat. Namun, kini untuk pelayanan puskesmas induk telah dibuka seperti melayani masyarakat ketika melakukan persalinan dan UGD.
“Masyarakat sudah tahu kalau puskesmas induk kembali normal. Siang tadi sebanyak 50 orang yang datang ke puskesmas,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com.
Dia menjelaskan, pelayanan jaringan masih aktif untuk melayani masyarakat. Ada sembilan jaringan pelayanan kesehatan Puskesmas Kapas terdekat yang bisa melayani masyarakat. Sembilan jaringan kesehatan itu, di antaranya di Polindes Desa Kedaton, Plesungan, Semen Pinggir, Bakalan, Mojodeso, Kapas, Klampok, Bogo, dan Sukowati.
Sementara tujuh nakes, lanjut dia, masih belum kembali ditugaskan meski keadaannya sudah membaik. Karena, harus melakukan isolasi selama 14 hari sepulang dari rumah sakit. Setelah benar-benar sembuh akan kembali ditugaskan ke puskesmas.
“Sebelumnya ada tiga nakes dalam perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Dan empat nakes yang suspected diisolasi selama 14 hari di Rumah Pemantauan Covid-19 Tirta Wana Dander. Semua nakes kondisinya sudah membaik,” katanya. (jk)