Libur Nataru, Penumpang di Terminal Cepu Naik 30%

21722

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Terminal Tipe A Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, relatif sepi menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tidak lonjakan penumpang signifikan sejak tiga hari terakhir. Masa pandemi Covid-19 ditengarai menjadi penyebab masyarakat enggan melakukan perjalanan jauh.

Menurut Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Cepu, Emi Eko Gestariyanti, pantauan sampai hari ini Kamis (24/12/2020) masih tampak sepi. Kondisi tersebut tidak seperti biasanya sebelum adanya pandemi. Penumpang yang datang maupun pergi tampak membludak. 

Dari 6 armada jarak jauh, Antar Kota Antara Provinsi (AKAP) tidak ada ada separuh penumpang yang diangkut maupun turun di Terminal Tipe A Cepu. 

“Pemudik yang terpantau masih di dominasi dari Jakarta. Kurang lebih 5 sampai 10 orang yang diturunkan di Cepu. Ini belum tercatat semua,” ujar Emi di ruang kerjanya.

Dijelaskan, selama masa pandemi ini memang ada pembatasan jumlah penumpang. Ia mencontohkan, dari 22 tempat duduk, hanya diperbolehkan mengangkut 50% saja. 

“Tidak bisa lebih. Kalaupun nekat, nantinya di tengah perjalanan ada pemeriksaan, utamanya di Tol,” jelasnya.

Baca Juga :   Kontraktor Tak Pernah Sosialisasi ke Warga

Secara keseluruhan, lanjut dia, ada kenaikan penumpang sekira 30% dari hari biasa. 

“Khsus untuk keberangkatan kami hanya mencatat yang naik dari terminal. Kadang armada sendiri hanya membawa 2 sampai penumpang. Kami tidak tahu kalau di tengah perjalanan ada penumpang lagi,” katanya.   Sedangkan untuk kedatangan penumpang, pihaknya hanya mencatat penumpang yang turun di Terminal Cepu.

“Pernah juga hanya 1 orang dan dua orang. Itu yang menjadi laporan kami,” ucapnya. 

Dari pantauan, tidak ada tenaga kesehatan yang ditempatkan di Terminal Tipe A Cepu. Menurut Emi, seharusnya memang yang menyediakan dari Pemkab Blora. 

“Kami sudah koordinasi dengan pihak perhubungan setempat,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Angkutan dan Keselamatan Bidang Perhubungan Dirumkimhub Blora, Ngadianto, menyampaikan telah melakuan monitoring di Terminal Tipe A Cepu.

Ditanya terkait kewajiban untuk rapid test bagi calon penumpang, dia mengku hanya memberikan imbaun saja. Sebab, belum ada perintah mewajibkan calon penumpang mengantongi hasil rapid. 

“Sementara ini hanya calon penumpang Kereta Api dan calon penumpang pesawat. Mengingat terbatasnya ruang ruang udara pada kedua moda transportasi tersebut,” jelasnya. 

Baca Juga :   Peringati HUT Ke-80 RI, Puluhan TK dan RA di Ngasem Bojonegoro Gelar Pawai Budaya

Terkait tidak adanya tenga kesehatan yang berjaga di Terminal Cepu selama musim libur Nataru ini, menurut dia, dipersilakan pihak terminal untuk menggandeng fasilitas kesehatan terdekat.  

“Contohnya seperti Puskesmas,” ujarnya.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *