SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak mengenal hari libur. Mereka tetap melaksanakan tugas mengawal pemakaman jenazah positif virus corona pada libur Natal, Jumat (25/12/2020).
Pasien positif virus corona meninggal dunia adalah K (71), perempuan asal Desa Begadon. Jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat dengan menggunakan protokol kesehatan.Â
Jenazah positif virus corona di ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, itu disalati di dalam mobil ambulan. Kemudian dilanjutkan pemakaman oleh petugas berpakaian alat pelindung diri (APD).
“Kami dari Tim Gugus Tugas Kecamatan dan Desa ikut mengawal proses pemakaman. Kita pasang police line di lokasi pemakaman agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas Kecamatan Gayam, Agus Hariana kepada suarabanyuurip.com usai pemakaman.Â
Agus menjelaskan, berdasarkan kronologis yang diterima, pasien memiliki riwayat Pneumoni Bilateral. Ia sebelumnya menjalani perawatan beberapa hari di Klinik ANS Kalitidu, dan sempat dilakukan Swap Antigen hasil positif (+) dengan diagnosa Covid-19.
Karena tidak ada perubahan pada kondisi pasien, pihak keluarga memutuskan akan membawanya pulang. Bidan desa kemudian melaporkan kepada tim Gugus Tugas Kecamatan Gayam.
“Setelah mendapat laporan itu, saya kemudian koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dokter Wheny) dan disarankan agar dirwat di PKU Muhammadiyah Kalitidu,” jelas Camat Gayam ini.Â
Kemudian K dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kalitidu pada Rabu, 23 Desember 2020. Pada Jumat, 25 Desember 2020 pukul 15.30 Wib meninggal dunia .
Sekitar pukul 18.20 Wib mobil ambulance yang membawa jenazah tiba di rumah duka, dan disalatkan sesuai Protokol Kesehatan Covid-19. Setelah disalati jenazah diberangkatkan ke lokasi pemakaman umum di Desa Begadon sesuai Protokol Kesehatan Covid-19 oleh tim medis pemakaman RS. Muhammadiyah Kalitidu dan sukarelawan Desa Begadon.
“Proses pemakaman jenazah selesai pukul 19.30 wib, berlangsung dalam keadaan kondusif,” ucap Agus.Â
Pelaksanaan pemakaman dihadiri oleh Forpimca Gayam, Dinkes Bojonegoro, tenaga medis Pemakaman dari RS. Muhammadiyah Kalitidu, anggota Posramil Gayam, anggota Polsek Gayam, anggota Pol PP Kecamatan Gayam, Kepala Desa dan Perangkat Desa Begadon serta Tim Gugus Tugas Covid-19, staf Medis dari Puskesmas Gayam.
Sebelum pemakaman, proses pemulasaran dilaksanakan di RS. Muhammadiyah Kalitidu dan selanjutnya pemakaman dilaksanakan sesuai SOP dan protokol kesehatan Covid-19 dengan dibantu pengamanan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas Desa Begadon.
Agus mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M guna mencegah penyebaran virus corona.Â
“Tetap memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak,” pesannya.
Sementara itu, berdasarkan update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jumat  (25/12/2020), tidak ada pasien postif meninggal dunia. Penambahan kasus baru sebanyak 21 orang. Tersebar di Kecamatan Kepohbaru 1 orang, Kecamatan Kapas 5 orang, Kecamatan Dander 2 orang, Kecamatan Bojonegoro 5 orang, Kecamatan Sumberejo 1 orang, Kecamatan Ngasem 2 orang, Kecamatan Temayang 1 orang, Kecamatan Kedungadem 2 orang, Kecamatan Baureno 1 orang, dan Kecamatan Balen 1 orang.
Untuk kasus konfirmasi positif hari ini dinyatakan sembuh 10 orang. Rinciannya, Kecamatan Kepohbaru 3 orang, Kecamatan Sukosewu 2 orang, serta Kecamatan Kanor, Kecamatan Padangan, Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Sumberejo, dan Kecamatan Dander masing-masing 1 orang.
Sehingga kasus konfirmasi positif hari ini 262 orang. Konfirmasi positif kumulatif sebanyak 1131 orang, meliputi aktif (dirawat) 262 orang, sembuh 782 orang dan meninggal dunia 87 orang. Sementara kasus suspect sebanyak 308 orang.(suko)