SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Proyek pembangunan jembatan di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur – Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora Jawa Tengah, belum tuntas hingga mendekati akhir tahun 2020. Masih ada pekerjaan minor yang belum terselesaikan.
Sementara, uji coba jembatan telah dilaksanakan, Senin (28/12/2020) kemarin, dengan menggunakan kendaraan berat. Dari foto yang diperoleh suarabanyuurip.com, warga tampak antusias menyaksikan uji coba tersebut.Â
“Kemarin sudah diuji coba. Namun masih ada pekerjaan minor belum terselesaikan. Malam ini, kontraktor optimis bisa menyelesaikan,” ujar Kabid Binamarga 2 DPUPR Kabupaten Blora, Nidhamudin Al Huda, Selasa (29/12/2020).
Ditanya rencana peresmian jembatan pada akhir tahun 2020 ini, dia mengaku bahwa rencana tersebut mundur.Â
“Informasinya peresmian mundur sampai awal Januari 2021. Kami juga terima kasih, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujarnya.Â
Huda sapaan akrabnya, pernah menyampaikan, dengan adanya jembatan ini, perekonomian Blora Selatan diharapkan bisa terangkat. Selain itu menjadi daya tarik investor. Bahkan, tahun 2021 ini, jalan mulai dari jembatan sampai Randublatung sudah rigit semua.
“Jalan sudah enak. Masyarakat di Randublatung banyak penghasil jagung. Jadi bisa akses kesana untuk ke wilayah Jawa Timur,†tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Medalem Mamik Juarti, membenarkan jika ada uji coba jembatan Bojonegoro – Blora di wilayahnya yang dilaksanakan sore hari oleh kontraktor pelaksana.
“Kemarin benar ada uji coba. Cuma saya tidak ikut menyaksikan,” kata dia.Â
Juarti mengaku tidak tahu persis kapan jembatan akan diresmikan. Sebelumnya, menurut dia, akan diresmikan tanggal 30 Desember 2020.Â
“Tapi sampai sekarang saya belum mendapatkan undangan. Kami belum tahu apakah besok jadi diresmikan atau tidak,” jelasnya.Â
Untuk diketahui, pembangunan jembatan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tahun 2020. Dengan nilai pagu Rp.97.632.864.000.
Kemudian pekerjaan pedukung, yakni proyek peningkatan jalan sepanjang 412 meter x 7 meter penyambung jembatan di Desa Medalem, menggunakan APBD Blora tahun 2020 sebesar Rp8.251.938.0000. Kedua proyek ini dikerjakan oleh PT Dwi Ponggo Seto dari Yogyakarta.Â
Pelaksana proyek, Wartum Ilmanudin, sebelumnya mengaku optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Sebagaimana dalam kontrak yang ditarget hingga tanggal 31 Desember 2020.(ams)