Widijono, Sang Pencipta Logo Bojonegoro Meninggal Dunia

21869

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pencipta logo Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Widijono meninggal dunia Rabu (13/1/2021) di usia 70 tahun. Widijono sebelum meninggal sempat dirawat di rumah sakit Aisyiyah selama dua hari.

Widijono meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit Aisyiyah. Menurut Lilik adik kandung almarhum Widijono, meninggal karena sakit usia tua. Pencipta logo Bojonegoro ini meninggal pukul 16.55 WIB dan dimakamkan di pemakaman keluarga Rideran pada pukul 09.00 keesokan harinya.

Masyarakat Bojonegoro sendiri belum banyak tahu siapa pencipta logo Bojonegoro ini. Logo tersebut bergambar padi dan kapas dengan tulisan Jer Karya Raharja Mawa Karya. Logo ini diciptakan Widijono saat mengikuti sayembara pembuatan logo daerah pada 1977.

Lilik, adik kandung Widijono menuturkan logo ciptaan kakaknya disahkan pada tanggal 28 Agustus 1977. 

“Ya, pada masa Bupati Alim (Alim Sudarsono) 1977 lalu mengadakan sayembara logo daerah. Lalu, setelah logo itu dibuat dipresentasikan di hadapan pimpinan DPRD Bojonegoro, dan menang,” ungkapnya, Kamis (14/1/2021)

Baca Juga :   Kecelakaan Libatkan 2 Mobil dan 2 Motor, 4 Orang Luka-Luka Dilarikan ke RS

Lilik sapaan akrabnya menceritakan, Widijono membuat logo daerah masih menggunakan alat gambar manual, seperti kertas, cat, dan kanvas dari bahan-bahan lama. Namun, logo yang ia buat berdasarkan realitas yang berada di wilayah Bojonegoro.

Misalnya, kata dia, selain padi, kapas maupun tugu yang identik dengan Bojonegoro, juga ada garis hitam bergelombang bagian bawah disertai warna biru itu, menandakan Sungai Bengawan Solo.

Sedangkan, kata dia, lambang daerah berdasarkan fakta yang ada di Bojonegoro. Namun, tak banyak yang tahu siapa pencipta lambang daerah Bojonegoro, karena Widijono tidak pernah menceritakan kecuali kepada keluarganya.

“Bahkan, logo buatan kakak saya itu pernah diakui oleh seorang budayawan. Namun, tetap saja budayawan itu tidak bisa membuktikan bahwa itu benar karya dia,” katanya.

Lilik sapaan akrabnya, pada 2015 lalu baru diketahui siapa pencipta logo Pemerintah daerah (Pemda) Bojonegoro setelah dilakukan pencarian. Dan saat itu juga diberikan piagam penghargaan oleh Bupati Bojonegoro Suyoto sebagai ucapan terimakasih.

Dia mengatakan, sebenarnya Widijono kelahiran Kabupaten Lamongan, namun sejak kecil ia berada di Bojonegoro. Widijono memang memiliki jiwa seni. Selain pandai menggambar, ia juga suka bermain musik.

Baca Juga :   750 Warga Ring 1 Sukowati Dievakuasi

“Bahkan, dia memiliki grup band yang bernama saga. Yakni diambil dari nama Jalan Sawunggaling, tepatnya di Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Bojonegoro tempat Widijono tinggal,” kata Lilik.

Lelaki usi 60 tahun itu mengatakan, Widijono juga mengajarkan musik kepada generasi penerus seperti dari tingkat SD, SMP, SMA hingga umum. Dan itu, tanpa dipungut biaya, karena memiliki penerus sudah menjadi kebanggaan.

“Widijono pensiun dari pegawai negeri sipil (PNS) pada 2004 lalu. Sebelumnya, ia bekerja di markas wilayah pertahanan sipil sekarang menjadi Bangkesbangpol,” ungkapnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *