Bupati Anna Resmikan IGD dan Laboratorium PCR

22025

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’Awanah, resmikan Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Airborne Desease dan Laboratorium PCR di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Senin (8/2/2021).

Dalam kegiatan peresmian, Bupati Anna, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD beserta jajaran.

Direktur RSUD Sosodoro, Hernowo Wahyutomo mengatakan, penyediaan IGD, Ruang Airborne Desease, dan Laboratorium PCR ini adalah bentuk upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengendalikan wabah pandemi COVID-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

“Harapannya dengan alat ini upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dapat dilakukan dengan optimal,” kata direktur RSUD, Hernowo Wahyutomo.

Dijelasjan, bahwa masyarakat kini tidak perlu takut dan khawatir untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Karena di RSUD DR. R. Sosodoro Djatikoesoemo sudah ada jalur dan ruangan tersendiri yang terpisah untuk pasien terindikasi COVID-19 maupun yang sudah terkonfirmasi dengan pasien umum.

“Masyarakat juga sudah dapat melakukan pemeriksaan PCR, sehingga tidak perlu lagi keluar kota untuk melakukan Swab PCR,” terangnya.

Baca Juga :   Revitalisasi Pasar Kota, Alun-alun, dan Taman Rajekwesi Dimulai 2026, Anggaran Capai Rp130,5 Miliar ‎

Dia menambahkan, laboratorium saat ini mampu memeriksa hingga 70 sample test per hari yang sebelumnya hanya mampu memerika 18 sample per harinya.

Sementara menurut Bupati Anna, upaya ini  dilakukan untuk menciptakan rasa percaya dan nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan fasilitas kesehatan, khususnya di rumah sakit.

“Masyarakat tak perlu khawatir lagi, pelayanan untuk pengendalian COVID-19 di RSUD sudah terpisah dengan pelayanan pasien umum, sudah ada jalur dan ruangan tersendiri yang terpisah,” ujar Bupati Anna.

Selain rumah sakit, imbuh Anna, seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada juga dioptimalkan pelayanannya untuk memutus penyebaran COVID-19 di Bojonegoro.

“Salah satunya dengan rapid antigen,” pungkasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *