Tumbuhkan Kebersamaan, Kodim Bojonegoro Perkuat Budaya Gotong Royong

22187

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Dalam pelaksanaan kegiatan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 110 tahun 2021 di Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tak hanya menyasar pada pengerjaan fisik saja, namun Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro juga mengarah pada menumbuhkan kembali karakter kebersamaan untuk memperkuat budaya gotong royong yang selama ini terkesan tenggelam, dan sebagai bentuk sasaran program non fisik.

Untuk percepatan pekerjaan sesuai yang ditargetkan dari program TMMD ke 110, para anggota TNI yang terdiri dari TNI AD, TNI AU dan TNI AL bersama masyarakat melakukan gotong royong membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi layak huni dari program Aladin (Atap, Lantai dan Dinding) misalnya.

Para personel TMMD mengangkat dengan cara memikul bersama rumah kayu milik Mariono (70) salah satu warga yang mendapatkan sasaran Program Aladin TMMD.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD, Lettu Ckm Suroto, mengatakan, bahwa dengan cara gotong royong adalah kunci utama menyelesaikan pekerjaan di desa program TMMD ke 110 yang dilaksanakan di Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo.

Baca Juga :   Pemilihan Juru Kunci Makam Secara Demokrasi

“Dengan mengerjakan RTLH secara gotong royong tentu akan membuat sesuatu menjadi ringan, dan mudah. Sehingga semua usaha bisa diselesaikan dengan cepat pula,” terang Lettu Ckm Suroto, Rabu (10/3/2021).

Kegiatan TMMD ini, lanjut Suroto, adalah program yang dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral dalam rangka membantu pemerintah guna akselerasi pembangunan masyarakat baik fisik maupun non fisik.

Selain itu, tujuan utama pelaksanaan TMMD adalah untuk menyejahterakan masyarakat dan dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Sehingga bisa menumbuh kembangkan nilai kebersamaan dan menciptakan karakter gotong royong di masyarakat,” pungkasnya.

Program TMMD 110 di Desa Ngrancang dan Jatimulyo, untuk sasaran fisik diantaranya pembangunan jalan aspal, normalisasi sungai, rehab RTLH program Aladin sebanyak 20 rumah milik warga tidak mampu, dan juga rehab ruang kelas gedung sekolah dasar.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *