SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 9 kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur menjadi prioritas penyemprotan disinfektan untuk cegah Covid-19. Penyemprotan dilakukan Tim Gabungan di kecamatan yang angka Covid-19 masih tinggi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo mengatakan, penyemprotan dilakukan di sembilan kecamatan yang menjadi prioritas. Di antaranya Kecamatan Trucuk, Dander, Bojonegoro, Sukosewu, Sumberejo, dan Kapas.
“Juga di Kecamatan Balen, Kepohbaru, dan Kanor penyemprotan rutin dilakukan bersama Tim Gabungan yakni, Kodim 0813, Polres Bojonegoro, Satpol PP Bojonegoro dan Damkar Bojonegoro,” ungkapnya, Kamis (11/3/2021).
Dia mengatakan, untuk hari ini sementara penyemprotan libur. Namun, penyemprotan disinfektan ini rencananya akan bertambah hingga 12 kecamatan. Hal itu, dilakukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19.
“Saat ini masih menunggu pimpinan, untuk jadwal tambahan kecamatan yang akan disemprot disinfektan,” ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/3/2021), masih terdapat penambahan baru hari ini 8 orang tersebar di Kecamatan Dander 2 orang, Kanor 1 orang, Kapas 1 orang, Bojonegoro 3 orang, dan Sukosewu 1 orang.
Sedangkan untuk kasus konfirmasi positif hari ini dinyatakan sembuh 8 orang. Yakni di Kecamatan Ngraho 1 orang, Dander 2 orang, Kedungadem 1 orang, Kapas 1 orang, dan Bojonegoro 3 orang. Sehingga kasus konfirmasi positif hari ini 49 orang.Â
Untuk Konfirmasi positif kumulatif sebanyak 1.219 orang, meliputi aktif atau dirawat 49 orang, sembuh 1134 orang dan meninggal dunia 36 orang. Sedangkan kasus suspect sebanyak 176 orang.Â
“Data hari ini terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.
Masirin mengimbau kepada masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19.Â
“Terapkan 3M, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” pesannya.(jk)