SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Hujan deras terjadi di wilayah Bojonegoro mengakibatkan banjir di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Akibatnya 10 hektare sawa di Desa Jumput terendam banjir. Banjir luapan sungai itu, juga mengakibatkan enam rumah warga terdampak.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, banjir akibat luapan Sungai Ganggang di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu terjadi pukul 03.00 pagi. Sungai meluap disebabkan karena mendapat kiriman dari hulu sungai.
“Sungai tidak mampu menampung air hingga terjadi luapan. Akibatnya, enam rumah dan sawah terendam banjir,” katanya, Senin (22/3/2021).
Dia menjelaskan, banjir luapan itu juga merendam 10 hektare padi siap panen. Selain itu, Jalan Poros Desa Jumput ke arah Desa Sidobandung juga tergenang air sepanjang 700 meter. Yakni, dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter (cm) hingga 50 cm.
“Untuk perkembangan saat ini air sudah surut. Namun, 100 meter jalan poros desa yang masih tergenang,” jelasnya.(jk)