SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Guna mendukung program percepatan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro, PT. Rajekwesi Jaya Raya (RJR) bakal mendirikan Pabrik Pengolahan Aspal atau disebut sebagai Ashpalt Mixing Plant (AMP) di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Direktur PT. RJR, Sukono mengatakan, seluruh tahapan perizinan telah dilalui, mulai UKL – UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup), Izin Penggunaan Tata Ruang, sampai dengan Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas) semua terpenuhi prosesnya.
“Insya Allah minggu depan sudah selesai semua (proses perijinannya). Sebagai ungkapan rasa syukur ini, kami berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, sekaligus selamatan, dan mohon do’a restu secara sederhana,” ungkap Sukono, kepada Suarabanyuurio.com, disela-sela acara kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim, Kamis (01/04/2021).
Diterangkan, rencana pendirian AMP di lahan seluas kurang lebih 7000 meter persegi itu dilatarbelakangi oleh keinginannya sebagai putra Bojonegoro untuk turut serta dalam pembangunan di Kabupaten Bojonegoro, khususnya dalam hal penyediaan aspal.
“Berdirinya AMP ini, adalah wujud keinginan kami untuk ikut serta membangun Bojonegoro tercinta, serta dalam rangka ikut menyukseskan program pemerintah, yakni bantuan untuk pengaspalan jalan poros desa di 250 desa se Kabupaten Bojonegoro,” ujar warga sekitar lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu ini.
Di tempat yang sama, Komisaris PT. RJR, Joko Harmono mengatakan, AMP nantinya direncanakan mampu mencapai kapasitas produksi hingga 40 ton aspal per jam-nya. Setelah izin operasional keluar, akan diadakan kegiatan trial kering untuk mengetahui kinerja AMP.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Rakyat Indonesia (APRI) itu menjelaskan, Trial kering tersebut dijalankan mulai dari menimbang material, kemudian mengaduk secara homogen tanpa aspal, sampai pada pembakaran bersuhu 400 derajat celsius.
“PT. RJR berkomitmen hanya mengambil bahan untuk AMP dari para produsen yang terbukti berkualitas baik. Demi hasil produksi AMP agar bermutu tinggi,” tandasnya.
Kegiatan tasyakuran ditutup dengan pemberian santunan kepada sekira 30 anak yatim se Desa Katur oleh Direktur PT. RJR Sukono beserta istri sebagai tanda rencana pendirian dan operasional AMP di Desa Katur.(fin)