SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Penghematan energi bisa berdampak pada berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta kenyamanan.Â
Organisasi-organisasi serta perseorangan dapat menghemat biaya dengan melakukan penghematan energi. Sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan dengan melakukan penghematan energi.
Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Kementerian ESDM menunjukkan bahwa dengan konservasi energi, maka potensi penghematan bisa mencapai 35%.
Dalam upaya menanamkan paradigma hemat energi sejak dini kepada masyarakta dan kepada instansi pemerintah, Kementerian ESDM menggelar lomba hemat energi. Kegiatan tahunan ini sekaligus untuk membangun generasi baru yang hemat energi.
Untuk mendukung itu, PPSDM Migas berpartisiapasi dalam lomba Hemat Energi dalam kategori Bangunan Gedung Pemerintah. Lomba kali ini merupakan yang ketiga kalinya.
PPSDM Migas mengikuti lomba ini dikarenakan keinginan berpartisipasi untuk mendukung hemat energi di lingkungan ESDM. Serta ingin berpartisipasi dalam penghematan energi di lingkungan PPSDM Migas.
Sebelumnya, pada event yang serupa PPSDM Migas pernah 2 kali menjuarai dan menyabet 2 piagam dalam lomba hemat energi. Yakni yang pertama tingkat ESDM juara harapan 1, dan yang ke dua Subroto Award event tingkat nasional juara 3 kategori yang sama yaitu kategori Bangunan Gedung Pemerintah.
Pada Jumat (9/4/2021) lalu, PPSDM Migas menerima kedatangan tim juri Hemat Energi yaitu dari Universitas Indonesia dan P3tek KEBTKE. Dalam kesempatan itu tim juri di terima oleh Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM, Sulistyono dan Tim Internal Hemat Energi PPSDM Migas.
Di hadapan tim juri hemat energi, Sulistyono mengungkapkan, bahwa PPSDM Migas konsen mengenai perlombaan ini. Karena ingin meningkatkan kesadaran hemat energi khususnya di lingkungan PPSDM Migas.Â
“Kami selaku manajemen selalu konsen untuk penghematan energi. Kami juga berkomitmen terhadap penghematan energi dan Manajemen selalu mendukung program-program tim Hemat Energi, seperti penggantian refrigerant, pengadaan Variable Speed Drive (alat untuk mengatur putaran motor, sehingga energi yang di gunakan motor pompa akan menyesuaikan kapasitas dari konsumen, dan tekanan jadi stabil meskipun saat konsumen banyak yang memakai maupun saat sedang banyak yang tidak memakai air), pemanfaatan sampah menjadi kompos, penanaman pohon dan lain-lain,†tutur Sulistyono.
Ardiansyah, salah satu tim juri dari Universitas Indonesia, dalam sambutan yang disampaikan yakni tentang hal pentingnya penghematan energi untuk kelangsungan kehidupan penerus selanjutnya.
Dijelaskan ada beberapa indikator dalam penilaian lomba hemat energi. Yaitu manajeman meliputi kebijakan, pengembangan ESDM terkait hemat energi atau pelatihan internal. Kemudian, penggunaan energi, desain gedung, pemanfaatan energi baru terbarukan, envirenment, dan sustainnable.
“Juga rencana jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar Ardiansyah.
Sonden Winarto, Ketua Tim Hemat Energi PPSDM Migas memaparkan tentang capaian-capaian hemat energi yang sudah dilakukan oleh PPSDM Migas. Kemudian program-program yang sudah dicanangkan oleh tim hemat energi internal PPSDM Migas, inovasi yang sudah dilakukan untuk penghematan energi dan dampak dari program dan inovasi yang sudah dilakukan oleh PPSDM Migas.
Penilaian ini dilanjutkan dengan mengunjungi ruangan-ruangan yang ada di Gedung Kantor Besar PPSDM Migas. Tujuannya untuk mengukur kondisi penerangan, suhu ruangan, kualitas udara, sistem grup lampu, setting remote AC, jenis lampu, jenis refrigerant, jenis pencahayaan alami dan pengecekan peralatan lain berkenaan dengan penghematan (yang tidak terpakai dimatikan).(adv/ams)