SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 66 relawan pokja mengikuti bimbingan teknik pendataan sustainable development goals (SDGs) desa di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (15/4/2021).
Tenaga Ahli (TA) P3MD Kemendes PDTT di DPMD Bojonegoro M. Fathur Rochman mengatakan, telah memberikan bimbingan teknik (bimtek) kepada relawan pokja pendataan SDGs desa yang diikuti tiga desa di Kecamatan Balen. Di antaranya dari Desa Suwaloh ada 13 relawan pokja, Desa Kabunan 23 relawan pokja, dan Desa Sobontoro ada 30 relawan pokja mengikuti bimtek.
“Bimtek tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sobontoro dengan total 66 relawan pokja yang mengikuti,” kata Fatthur.
Dia menjelaskan, nantinya 66 relawan pokja akan melakukan pendataan SDGs desa. Yakni dengan mendata empat responden seperti desa, rukun tetangga (RT), kepala keluarga, dan anggota rumah tangga. Tujuan pendataan ini, lanjut dia, sesuai amanat permendes nomor 21 tentang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Bahwa dalam pembangunan desa itu memiliki empat tahapan. Di antaranya pendataan desa, perencanaan, pembangunan, dan pertanggungjawaban,” jelasnya.
Sedangkan di tahap pendataan ini dibentuk relawan pokja dengan tujuan melakukan pendataan. Diharapkan, kata dia, pendataan yang valid ini bisa menjadi data dasar desa untuk menyusun perencanaan. Yakni untuk dimasukkan ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD desa.
“Sesuai dengan 18 indikator SDGs desa. Untuk waktu pendataan ini maksimal 31 Mei sudah harus dikirim ke kemendes. Namun, kami menargetkan kepada desa melakukan pendataan ini maksimal 21 Mei,” katanya.(jk)