Persiapan Lebaran, Produsen Kue Kering di Bojonegoro Kebanjiran Pesanan

22445

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Menjelang lebaran, aneka kue kering banyak diminati konsumen untuk suguhan tamu. Sebab, aneka camilan ini akan disajikan di Hari Raya Idul Fitri. Aneka kue kering ini bisa dikunjungi di industri kecil menengah (IKM) Mart Bojonegoro, tepatnya di Jalan Pemuda masuk Kelurahan Ngrowo.

Endys Meyca Sari adalah salas satu produsen kue kering. Semenjak 2017 lalu ia sudah bergelut di dunia kue. Ia terbilang otodidak dalam membuat kue, Endys awalnya hanya iseng saja, akan tetapi kue buatannya ternyata banyak diminati. Bermula saat ia mengunggah buatan kuenya di media sosial.

Setelah itu, ia mulai mengikuti bazar untuk memperluas pemasarannya dan memperkenalkan olahan kuenya. Dari situ ia mulai bergabung dalam IKM dan rutin mengikuti bazar. Sehingga, kini pemasaran kue buatannya bukan hanya dari lingkup teman namun sudah mulai dititipkan ke toko modern hingga swalayan.

“Tapi tetap yang nomer satu pamasaran melalui online seperti Facebook dan Instagram. Kalau untuk nitip masih di toko-toko sekitar Bojonegoro,” katanya, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga :   Kartar Bhakti Manunggal Kembangkan Sumber Daya Alam dengan Dukungan PEPC

Dari awal Endys sudah memiliki dasar pembuatan kue kering dan pay susu. Sehingga, ia lebih fokus dengan dua camilan tersebut akan tetapi di IKM miliknya menyediakan batik dan olahan makanan lainnya.

Menurutnya kue kering banyak diminati saat akan menjelang lebaran. Sebab camilan ini sudah menjadi suguhan wajib untuk sajian tamu. Ada beberapa macam jenis kue di antaranya seperti kue kastangel, pukis milki, putri salju, kacang, mawaran, dan kue coklat.

“Untuk satu paket harganya Rp 70 ribu isinya enam macam itu. Kalau bijian juga ada Rp 15 ribu satu toples,” kata perempuan usia 35 tahun itu.

Ia menjelaskan, permintaan kue kering jelang lebaran sangat banyak bahkan sampai menutup pembelian. Namun, pandemi Covid-19 ini sangat berdampak misalnya lebaran 2019 lalu bisa menjual 2.000 paket kue kering akan tetapi kini menurun 50 persen.

“Ya hanya tinggal 1.000 paket saja untuk lebaran karena pandemi ini. Sebab, tahun lalu banyak yang batal karen beberapa kota lock down,” kata perempuan asal Kelurahan Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Baca Juga :   Jawa Timur Raih Dua Penghargaan KPPU 2023

Kedepan harapannya IKM Mart Bojonegoro ini lebih dikenal masyarakat luas terutama lokal. Sebab, dengan adanya IKM ini bisa memperkenalkan produk khas Bojonegoro.

“Misalnya ledre. Selain itu juga banyak seperti unthuk yuyu keripik debok hingga kurma salak. Harapannya semua harus bisa mampir di IKM Mart Bojonegoro ini,” jelasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *