SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Buntut kebijakan pelarangan mudik dari Pemerintah Pusat, berimbas pada sepinya penumpang yang datang dari luar kota ke Terminal Rajekwesi Bojonegoro. Tercatat di Daftar Manifest Angkutan Umum, hanya ada 26 penumpang dari luar kota tiba di Terminal Type A itu pada hari ini.
Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiarto mengatakan, penumpang yang tiba hari ini, adalah penumpang yang menempuh perjalanan sejak kemarin. Baik melalui bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun melalui bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Screening yang dilakukan petugas di terminal kedatangan meliputi pengecekan suhu tubuh, mencatat identitasnya, kemudian dilaporkan ke Polisi untuk diteruskan ke desa masing-masing.
“Baru di desa masing-masing menindaklanjuti tentang isolasi lima hari penumpang bersangkutan,” kata Budi Sugiarto kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (06/05/2021).
Sementara untuk terminal keberangkatan, lanjut Budi, petugas melakukan screening dokumen kepada calon penumpang non mudik. Calon penumpang dipersilakan menunggu di ruang tunggu keberangkatan, untuk diperiksa dokumennya.
Jika tidak membawa surat tugas, atau surat keterangan perjalanan dari kepala desa, petugas akan meminta calon penumpang itu agar kembali pulang.
“Tapi, sampai siang ini, belum ada penumpang non mudik yang masuk di terminal keberangkatan,” tutupnya.(fin)