SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Menjelang hari raya Idul Fitri 1442/2021, berbagai persiapan dalam rangka menyambut datangnya hari kemenangan umat islam dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali urusan tampilan rambut.
Banyaknya masyarakat potong rambut menyebabkan omzet barber shop di Kabupaten Bojonegoro, mengalami kenaikan tajam. Salah satunya adalah “Aufa Barber Shop”. Tempat cukur rambut yang ditata tematik bernuansa retro pop art di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Saya kewalahan, sejak buka pukul 11.00 Wib sampai pukul 23.30 masih banyak pelanggan yang mengantre,” kata Aufa Firdausi, sang pemilik barber shop kepada SuaraBanyuurip.com.
Dibantu satu rekannya, Dayat, Aufa mengaku terjadi lonjakan sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa sejak H-7. Pada hari biasa rata-rata 35 sampai 40 pelanggan setianya datang untuk menata potongan rambut ke tempat usaha miliknya.
Pemuda milennial berusia 21 tahun ini menambahkan, fisik prima dibutuhkan dalam menjalani profesi ini saat mendekati lebaran. Lantaran, selain harus berdiri selama kurang lebih 12 jam, masih harus menahan rasa pegal di jari tangan.
“Terutama kaki, terasa pegal karena berdiri lama. Tapi namanya kerja, capek itu sudah biasa,” ujarnya.
Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, kata Aufa, disinyalir menjadi penyebab pelangganya semakin hari bertambah. Ia mematok Rp 8.000 untuk cukur rambut, dan Rp 10.000 untuk penambahan layanan semir rambut.
“Alhamdulillah, bisa sampai Rp 5 juta kalau omzet menjelang lebaran seperti ini,” tandasnya.
Senada dengan Aufa, lonjakan antrian pelanggan cukur rambut juga dialami oleh “Munajat Cinta Barber Shop “, yang berlokasi di seputaran perempatan pasar Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.
“Betul, dekat lebaran begini pasti pengunjung makin banyak. Omzet juga tentu bertambah, Mas. Naik tajam,” tutup Maksum, salah satu tenaga barber shop.(fin)