SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro turun dibanding tahun lalu. Hingga April ini, sebanyak 16 warga terjangkit DBD.
Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Bojonegoro Wheny Dyah Prajanti mengatakan, jumlah warga yang terjangkit DBD di Bojonegoro menurun dan sampai April 2021 ini korban meninggal akibat DBD juga tidak ada.
“Untuk 2020, jumlah penderita DBD mencapai 71 orang. Dan yang meninggal sebanyak 1 orang pada awal Januari,” katanya, Selasa (11/5/2021).
Dia mengatakan, meski jumlah warga yang terjangkit DBD menurun masyarakat harus tetap waspada. Sebab, DBD sangat berbahaya apalagi ketika musim hujan.
Wheny menuturkan masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan. Seperti jangan ada genangan air di sekitar rumah, menutup bak kamar mandi, dan memanfaatkan barang bekas.
“Juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Karena, itu salah satu cara yang efektif untuk melakukan pencegahan,” katanya.(jk)