Proyek Gas JTB Hampir Rampung, Pekerja Mulai Bingung Akan Jadi Pengangguran

Naker proyek gas JTB

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Proyek  gas Jambaran- Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditarget onstream pada kuartal IV 2021. Sebagian pekerja mulai kebingungan akan menjadi pengangguran ketika mega proyek ini rampung.

“Belum tahu, setelah ini mau kerja apa,” ujar Wahyu Utomo, pekerja PT Daya Patra kepada suarabanyuurip.com, Senin (24/5/2021).

PT Daya Patra adalah salah satu kontraktor PT Rekayasa Industri (Rekind) yang telibat dalam proyek rekayasa pengadaan dan konstruksi fasilitas pemrosesan gas (Engineering, Procurement and Constructions- Gas Processing Facility/EPC-GPF) JTB.

Utomo mengaku, sekarang ini telah terjadi pengurangan tenaga kerja secara besar-besaran di PT Daya Patra. Pekerja yang sebelumnya sebanuyak 400 an, sekarang tersisa sekitar 40 an.

“Sekarang tinggal sekitar 10%,” ucap pria yang sudah 1,5 tahun bekerja sebagai sopir ini. 

Utomo menyadari jika proyek konstruksi Gas JTB tidak berlangsung lama. Semakin berkurangnya volume pekerjaan akan diikuti dengan pengurangan tenaga kerja. 

Oleh karena itu, dia berharap ada solusi bagi eks pekerja gas JTB agar dapat bisa bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Baca Juga :   JOB P-PEJ Akui Dana CSR Turun

“Pinginya ya bisa tetap kerja seperti ini, meskipun di proyek lainnya,” kata Utomo.

Senada disampaikan Febri, pekerja PT Gading Bumi Sentosa (GBS), kontraktor proyek civil di JTB. Pemuda lajang ini berencana mencari pekerjaan di Surabaya. Namun ia mengaku belum mengetahui pekerjaan apa yang dilamar.

“Bukan hanya saya. Banyak pekerja di sini yang mengaku bingung akan bekerja apa setelah proyek ini selesai,” ungkapnya.

Febri mengatakan jika sekarang ini telah terjadi pengurangan tenaga kerja karena volume pekerjaan berkurang.

“Dulu di sini ada seratusan pekerja. Sekarang paling tinggal 30-an,” ujar petugas survei ini.

Febri berharap ada pelatihan sertifikasi di bidang migas dari Pemkab Bojonegoro bagi para eks pekerja gas JTB agar dapat meningkatkan daya saing dalam mencari pekerjaan.

“Atau kita bisa disalurkan ke proyek lain, walaupun beda lokasinya,” pungkasnya.(suko) 





»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *