Giant Ekspres Ditutup, Bakal Menambah Pengangguran di Bojonegoro

22695

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Potensi pengangguran di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dimungkinkan akan bertambah tahun ini. Mengingat, proyek lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) ditarget onstream pada kuartal IV 2021. Tentu akan ada pengurangan tenaga kerja karena berbagai persiapan mega proyek gas yang bersentra di bumi Angling Dharma sebutan lain Bojonegoro ini akan rampung.

Selain itu, belum lagi ditambah rencana bakal ditutupnya Supermarket Giant Ekspres yang berlokasi di Jalan Tengku Umar, Kabupaten Bojonegoro. Hal ini musti akan semakin menambah jumlah pengangguran nanti. Para karyawan hanya bisa pasrah mengikuti keadaan. Penutupan tersebut disinyalir bagian dari keputusan PT Hero Supermarket sebagai pengelola Retail Giant.

Salah satu karyawan Giant Ekspres Bojonegoro, Guntur, membenarkan bahwa ia termasuk yang akan terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) akibat penutupan Giant yang rencananya dilakukan pada akhir bulan Juli tahun 2021. Pria asal Dander ini mengaku, hanya bisa pasrah menjelang penutupan supermarket tempatnya bekerja.

“Cuma bisa pasrah sih, Mas. Mau gimana lagi. Sampai nanti ditutup, saya akan bekerja sebaik mungkin disini. Tinggal dua bulan, tapi saya belum ada rencana kerja kemana, masih bingung,” ungkapnya kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (01/06/2021).

Baca Juga :   Terjadi Anomali Jumlah Keluarga Miskin di Bojonegoro, ASN Diterjukan Lakukan Verval DTSEN

Di tempat yang sama, Mariyana, perempuan asal Cepu, Kabupaten Blora, mengatakan, bahwa Giant adalah salah satu supermarket langganannya. Ia biasa memilih beberapa barang dengan harga yang dianggap miring, atau saat banyak promo.

“Saya sering ke sini, kalau harga barang ya lihat-lihat sih. Ada yang murah kalau ada promo, itu yang saya beli. Bukan karena ada diskon dan obral besar saat mau tutup ini saja,” ucapnya.

Sementara, Ida, pengunjung lain asal Kecamatan Kapas, sengaja datang karena tertarik obral dan diskon besar-besaran Giant. Ia bersama suaminya tahu jika Giant bakalan ditutup, dan ingin membuktikan sendiri seberapa murah harga yang ditawarkan dalam diskon.

“Tahu, kalau Giant ini mau ditutup, dari facebook. Kita lihat dulu ini, harga diskon sampai berapa. Kalau masih sesuai kantong ya nanti kita beli,” katanya.

Hanya saja, awak media ini saat berusaha melakukan konfirmasi terhadap menejemen Gian Ekspres terkait rencana penutupan tersebut, pihak manajemen memilih untuk tidak memberikan komentar. Hal itu disampaikan oleh salah satu karyawan saat SuaraBanyuurip.com menuju ruang kantor, bahwa manajemen tidak mau memberi komentar. Karena semua komentar sudah dari pusat.

Baca Juga :   Kementerian PAN-RB Hapus Tenaga Honorer Tahun Depan

Sementara pantauan SuaraBanyuurip.com, terlihat berbagai material promo terdapat tulisan “SEMUA HARUS TERJUAL HABIS”, ada juga bertuliskan “OBRAL BESAR”. Selain itu ramai material sale yang bertuliskan diskon hampir disemua produk. Bervariasi mulai dari diskon lima persen hingga tiga puluh persen.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *