SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – Komitmen Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) untuk ikut berpartisipasi mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia bukan hanya isapan jempol belaka. Enam pelatihan kerja sama antara PPSDM Migas dan Politeknik Akamigas Palembang secara serentak telah dibuka Rabu (2/6/2021).
Sebanyak 110 mahasiswa dari Politeknik Akamigas Palembang mengikuti pelatihan yang dilaksanakan secara blended learning yaitu teori yang diberikan secara daring dan praktek yang diadakan secara luring di PPSDM Migas.
PPSDM Migas memang menjadi salah satu tempat pelatihan yang diperhitungkan keberadaannya. Karena mempunyai sarana dan prasarana pendukung yang lengkap, seperti keberadaan kilang pengolahan minyak, pembangkit tenaga listrik, unit pengolahan air bersih, laboratorium hulu, hilir dan penunjang migas, serta bengkel las dan inspeksi.
Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto menuturkan mahasiswa yang mengikuti pelatihan di PPSDM Migas harus mempergunakan waktu yang sangat singkat untuk mengaktualisasikan apa yang telah diperoleh sebelumnya di perkuliahan. PPSDM Migas menjadi pusat pengembangan SDM migas di mana sarana dan fasilitasnya real tidak hanya peraga tetapi juga punya kilang CDU berikut dengan sarana penunjangnya, utilitas, laboratorium yang sangat lengkap.
Selain itu PPSDM Migas juga punya tenaga pengajar widyasiwara dan instruktur yang berpengalaman yang mampu menciptakan lulusan yang sukses berkarier di industri migas.
“Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memraktekkan langsung memegang, mengoperasikan alatnya sehingga bisa menambah pengalaman,†katanya saat pembukaan rangkaian pelatihan kerja sama antara PPSDM Migas dan Politeknik Akamigas Palembang.
Tunggul juga mengungkapkan bahwa PPSDM Migas sangat mendukung program vokasi di Indonesia. Karena setelah lulus dari program vokasi ini peserta harus dapat fit in di industri. Terlebih PPSDM Migas mempunyai kilang yang dapat mengolah crude oil untuk dijadikan berbagai macam produk.
“Harapannya kedepan teman-teman dari Politeknik Akamigas Palembang ini mendapatkan sertifikat kompetensi di industri migas. Sertifikasi dari LSP PPSDM Migas telah diakui baik nasional maupun internasional terlisensi BNPS terakreditasi KAN. Untuk itu kami berharap semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga nanti teman-teman dari Akamigas Palembang dapat kembali lagi ke PPSDM Migas untuk mengambil sertifikasi kompetensi,†pesan Tunggul.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Politeknik Akamigas Palembang, M. Ali Malik mengungkapkan pesan senada kepada mahasiswa dari Politeknik Akamigas Palembang bahwa dengan kegiatan ini diharapkan akan terus berlanjut untuk angkatan berikutnya.
“Pesan saya ikuti kegiatan yang dilakukan selama tiga hari ini dengan sebaik-baiknya karena akan sangat bermanfaat untuk pengayaan keilmuan kalian. Harapannya semoga ke depan Ibu Direktur dapat hadir untuk mencermati potensi kerja sama yang lain diantaranya terealisasinya program sertifikasi untuk para mahasiswa antara PPSDM Migas dengan Politeknik Akamigas Palembang,†tuturnya.
Lebih lanjut ia menuturkan nantinya sertifikat dapat dipergunakan selepas lulus dari Politeknik Akamigas Palembang.
Enam pelatihan sendiri adalah Petugas Pengukur Isi Tangki, Teknisi Operasi Crude Oil Distilliing Unit, Petugas Pengambil Contoh Air dan Air Limbah, Operasi Produksi Migas Tingkat OPM (Operator Produksi Muda), Pengenalan Operasi Produksi Migas dan Blending Crude Oil dan Produknya.
PPSDM Migas mempunyai berbagai macam pelatihan dari sektor hulu, hilir dan pendukung migas. Bahkan hampir bisa dipastikan rerata pekerja atau ahli perminyakan yang berkarier di industri migas di Indonesia pernah mengenyam pendidikan di PPSDM Migas atau mengikuti sertifikasi dari LSP PPSDM Migas.(adv/suko)