SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) berencana bakal memberi nama sejumlah ruas jalan yang belum bernama. Bertujuan memberikan kemudahan mengenal jalan bagi para pengguna ruas jalan di Kabupaten Bojonegoro.
Kepala Bagian Pemerintahan (Kabag Pem) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bojonegoro, Darmawan mengungkapkan, ratusan ruas jalan tidak bernama dan belum berstatus itu tersebar di 27 kecamatan kecuali Kecamatan Kota di Kabupaten Bojonegoro.
“Ada 106 ruas jalan dari jumlah total 174 ruas jalan Kabupaten Bojonegoro belum memiliki nama,†ungkapnya kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (16/06/2021).
Dijelaskan, penamaan ruas jalan tersebut mengacu kepada PP No. 2 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi mendefinisikan bahwa, Rupabumi adalah permukaan bumi beserta objek yang dapat dikenali identitasnya baik berupa Unsur Alami maupun Unsur Buatan.
Untuk memudahkan mengenal jalan dan mengetahui statusnya, Pemkab Bojonegoro saat ini telah menggodok nama ruas jalan yang diusulkan dari masing masing kecamatan.
“Usulan dari kecamatan, masih dikaji dan ditelaah oleh pihak tim kerja verifikasi Kabupaten Bojonegoro. Kalau pemberian nama ternyata kurang elok sehingga oleh tim dikembalikan pada pihak kecamatan,†ujarnya.
Mekanisme pengusulan nama ruas jalan setelah dibahas ditingkat kabupaten dan dilakukan pengkajian, kata Darmawan, selanjutnya diajukan ke Provinsi Jatim untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut. Setelah itu hasil dari provinsi diteruskan ke BIG (Badan Informasi Geospasial), dan menunggu hasilnya baru bisa dterbitkan SK Bupati.
“Karena lembaga BIG yang mempunyai wewenang untuk menetapkan usulan tersebut. Tentang status dan nama jalan itu akan diterapkan di jalan yang melintas antar kecamatan,†jelasnya.
Darmawan menambahkan, beragam latar belakang dijadikan pertimbangan dalam menentukan usulan nama jalan, salah satunya adalah history terkait nama yang diusulkan dan estetikanya.
“Agar masyarakat dan pengguna kendaraan mengenali serta mengingat tak hanya namanya elok, tetapi juga sejarah nama yang diberikan ke ruas jalan tersebut,” pungkasnya.(fin)