SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Bagi pengendara yang melintas Jalan Bojonegoro – Nganjuk, tepatnya turut Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur agar berhati-hati. Sepanjang sekitar satu kilo meter di jalan tersebut licin akibat tumpahan tanah urug.
Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan pembersihan tumpahan tanah urug di sepanjang jalan, Sabtu (19/6/2020) malam. Sementara beberapa anggota Polsek Dander mengatur arus lalu-lintas dengan menerapkan sistem buka tutup. Kendaraan dari arah selatan maupun utara harus bergantian melintas.Â
Akibatnya terjadi penumpukan kendaraan cukup panjang, baik dari arah utara maupun selatan. Pengendara khususnya roda dua juga harus ekstra hati-hati karena jalan licin akibat diguyur hujan dengan intensitas sedang.
“Tumpahan tanah urug dari proyek gudang,” ujar anggota Polsek Dander yang sedang mengatur lalu lintas, Sabtu (19/6/2021) malam.
Kepala Dinas Damkar Bojonegoro, Ahmad Gunawan membenarkan peristiwa tersebut. Hanya saja dirinya belum bisa menjelaskan kronologinya.
“Nanti kami kabari lagi kalau sudah. Saya masih menunggu hasil laporan kegiatan teman-teman anggota di lapangan,” kata Gunawan dikonfirmasi terpisah.
Dari pantauan, tumpahan tanah urug tercecer mulai lokasi proyek pembangunan gudang sebelah selatan Tamam Makam Pahlawan (TMP) Desa Ngumpakdalem hingga selatan gudang pengisian LPG.
Hingga berita ini ditayangkan petugas Damkar masih membersihkan tumpahan tanah urug.(suko)Â