BPSDM ESDM, PPSDM Migas dan PEM Akamigas Adakan Webinar Hadapi PPKM dan Covid-19 Second Wave

22914

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Gelombang pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan per 7 Juli 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif sudah lebih dari 34.000 perhari. Ini merupakan kasus tertinggi sejak Covid-19 mulai masuk ke Indonesia pada Maret 2020 tahun lalu.

Semakin tingginya kasus tersebut, maka BPSDM ESDM bekerja sama dengan PPSDM Migas dan PEM Akamigas menggelar webinar bertajuk “Menghadapi PPKM dan Covid-19 Second Wave” secara online, Kamis (08/07/21).

Webinar menghadirkan Narasumber para dokter yang telah menangani pasien Covid-19 baik itu di lingkungan BPSDM ESDM yaitu Dr. Iyan Permana, Dr. Rizky Suganda Prawiradilaga, M. Kes., Ph. D. Dari PPSDM Geominerba dan drg. Sri Handayani  dari PPSDM Migas.

Webinar diikuti oleh seluruh pegawai dari PPSDM Migas dan PEM Akamigas. Dr. Iyan menjelaskan tentang bagaimana menganalisa derajat keparahan pasien Covid-19 sehingga bisa mencegah terjadinya perburukan sebelum dibawa ke Rumah Sakit.

“Untuk pasien dengan gejala ringan ciri-cirinya adalah adanya dengan demam lebih dari 38 derajat celsius, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, serta malaise tanpa pneumonia, tanpa komorbid,” ujarnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Trisakti Ikuti Drilling and Workover Training di PPSDM Migas

Sedangkan untuk derajat sedang, lanjut dia, adalah adanya demam sama dengan gelaja ringan, sesak nafas, batuk yang persisten/menetap dan sakit tenggorokan. Sementara pada pasien anak adanya batuk dengan takipnea (frekuensi napas berdasarkan usia). Untuk gejala berat pada pasien dewasa adanya demam atau gejala ISPA disertai salah satu gejala RR >30x/menit, distres napas berat, SpO2 <90% pada udara kamar. 

“Untuk pasien anak yang perlu diperhatikan adalah adanya batuk atau kesulitan bernafas dengan disertai salah satu ciri yaitu Sianosis sentran atau SpO2 <90% pada udara kamar, Distres napas berat serta pneumonia berat,” jelas Iyan secara terperinci.

Sedangkan untuk home nutrition, Dr. Rizky menjelaskan bahwa kekuatan imun merupakan salah satu pencegahan Covid-19 ini. Tidak melulu dengan vitamin yang dapat dibeli di drugstore tetapi bisa didapat dari makanan sehari-hari yang bervariasi.

Pemenuhan vitamin dan mineral ini, kata dia, dapat diperoleh salah satunya makanan sumber Vitamin E yaitu bisa didapat dari minyak bunga matahari, kuaci, kacang almond, minyak jagung, minyak kelapa sawit, margarin, minyak zaitun serta minyak kacang tanah. 

Baca Juga :   Ijin EPC 1 Belum Kelar, EPC 5 Sudah Keluar

“Sedangkan sumber Seng untuk roang dewasa sejumlah 8-11 mg yang bisa didapat dari tiram, kepiting, daging sapi, hati ayam, keju serta kuning telur. Serta berbagai macam suplementasi tetapi yang harus diingat suplementasi yang teregistrasi oleh BPPOM,” ungkap Rizky.

Rizky berpesan agar melakukan take home activity yaitu dengan rutin mencukupkan gizi harian dari makanan, melakukan aktifitas fisik, tidur yang cukup, berjemur dibawah sinar matahari, berpikir positif, bersyukur dan tertawa.

“Karena laughter is the best medicine,” tutupnya.(adv/suko) 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *