15 Persen Naker Proyek Gas JTB Habis Kontrak

Naker proyek gas JTB

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 4.621 tenaga kerja (naker) di proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai dikurangi seiring kontrak yang mulai habis. Pengurangan naker sudah dimulai Juni dan kini mencapai 15 persen.

”Namun, tidak terjadi secara bersamaan karena setiap perusahaan masa kontraknya berbeda-beda,” kata Rafiudin Fatoni Kasi Hubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro.

Dia mengatakan, Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama kontraktornya PT Rekayasa Industri (Rekind) aktif melaporkan jumlah naker di proyek gas JTB. Akan tetapi, mengenai perpanjangan kontrak Disperinaker tidak menangani karena hanya menerima laporan jumlah naker.

“Memang ada pengurangan naker tapi tidak terjadi secara besar-besaran. Pengurangan baru sekitar 15 persen,” ungkapnya, Senin (12/7/2021).

Tentu, Disperinaker akan menyiapkan antisipasi bagi eks pekerja JTB terutama putra daerah Bojonegoro. Sebab, proyek strategis nasional (PSN) itu melibatkan naker unskill lokal yang perlu diberikan pelatihan kerja.

“Dan keseluruhan total sebanyak 4.621 naker rata-rata didominasi naker lokal. Karena itu, setelah selesai masa kontrak harus diberikan bekal. Misalnya job fair dan juga pelatihan keterampilan,” ungkapnya.(jk)

Baca Juga :   RJJ Rapid Test Massal 4.300 Naker GPF JTB

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *