SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – PPSDM Migas kembali menyelenggarakan pelatihan bagi petugas penanganan bahaya gas H2S. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerja sama antara PPSDM Migas dengan Medco E&P Natuna Ltd. dan diikuti pekerja Medco E&P Natuna Ltd. Pelatihan diselenggarakan mulai Selasa (27/7/2021) hingga Rabu (28/7/2021).
Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi berupa Undang – Undang & Peraturan K-3, Pengetahuan Bahaya Gas H2S, Alat Pelindung Diri, Alat Pelindung Pernafasan, Gas Detector, P3K.
Martono, salah satu pengajar dalam pelatihan tersebut menyebutkan bahwa tujuan dari pelatihan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta sebagai pekerja/operator di lapangan migas tentang bahaya-bahaya akibat paparan H2S. Selain itu juga pelatihan cara-cara penyelamatan diri dan memberikan pertolongan terhadap korban akibat keracunan gas H2S.
“Setelah pelatihan ini diharapka para peserta mampu menjadi petugas penanganan bahaya gas H2s yang punya daya saing tinggi dan diharapakan para peserta mampu memahami bahaya gas H2S, memahami sifat dan karakteristik H2S dan proses terbentuknya serta mampu mamahami prosedur emergensi penanggulangan bahaya H2S†tutur Martono ketika dihubungi melalui pesan singkat Selasa (27/07/2021) .
Martono menambahkan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, peserta juga mengikuti ujian sertifikasi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S.
Ruslie, salah satu peserta pelatihan menyebutkan bahwa materi yang disampaikan dalam pelatihan sangat bermanfaat dan menunjang pekerjaannya di lapangan.
“Materi yang disampaikan oleh pengajar sangat menarik dan sangat bisa dipahami, antara lain adalah materi tentang sifat dan karakteristik H2S†tutup Ruslie.(adv/suko)