Sukur Priyanto : Warga Kauman yang Isoman Belum Mendapatkan Bantuan Pemkab

23006

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut bahwa sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro belum memberikan bantuan kepada warga yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Salah satunya warga Desa Kauman, Kecamatan Kota.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, usai membagikan paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga Desa Kauman yang sedang Isoman di rumah, Selasa (27/07/2021) kemarin.

Dalam kegiatannya, Sukur mengaku mendapat temuan bahwa warga yang sedang isoman tersebut belum mendapatkan bantuan dari Pemkab.

“Hasil temuan kita, sampai detik ini warga yang isoman belum mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Daerah,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (28/07/2021).

Kalaupun toh ada, kata Sukur, bantuan yang didapat oleh para warga yang sedang isoman berasal dari Pemerintah Desa (Pemdes) Kauman. Dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa).

Menurut politisi Partai Demokrat, ada dua hal dinilai urgent harus dilalukan dalam waktu dekat untuk menangani warga terpapar Covid-19. Baik yang isoman maupun yang ada di Rumah Sakit (RS). Pertama, adalah kesehatan. Khususnya tingkat kesembuhan dan penyelamatan nyawa harus diperhatikan.

Baca Juga :   Kejari Ajak Mahasiswa Berantas Tipikor

“Yang kedua adalah faktor ekonomi. Darimana warga terpapar ini bisa makan, juga harus diperhatikan,” tandasnya.

Berkaitan hal itu, Sukur mengaku, ingin tahu strategi apa yang akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 atau Pemkab Bojonegoro berkenaan dua hal disebut. Sebab, dana yang dimiliki oleh Pemkab juga dinilai cukup besar untuk bisa membantu meringankan beban masyarakat.

“Kita kan duit ada, bahkan kita cadangkan dana yang cukup besar untuk membantu masyarakat. Oleh sebab itu saya ingin tahu strategi apa yang akan dilakukan pemerintah,” tukasnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Kauman, Yulia Purwaningtyasari Darmo Admojo, membenarkan bahwa warga Desa Kauman yang sedang isoman belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemkab Bojonegoro.

“Bantuan dari Pemkab belum ada,” ucapnya.

Ditambahkan, selama ini warga yang isoman mendapatkan bantuan sembako untuk mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari berasal dari desa. Dananya bersumber dari APBDesa. Untuk support obat-obatan berasal dari puskesmas.

“Pada intinya kita hanya melaksanakan apa yang sudah diamanatkan peraturan menteri, sudah masuk juga di pos PPKM, akan tetapi imbasnya ada beberapa kegiatan pembangunan yang tidak terlaksana,” terangnya.

Baca Juga :   PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar

Kades Yulia berharap, dalam hal penanganan Covid-19, agar Pemkab bisa turun langsung membantu warga yang terinfeksi dan isoman. Tak hanya sembako, tetapi juga bantuan oksigen dan obat-obatan.

“Kami juga berterima kasih atas bantuan dari Pak Sukur. Kontribusi ini sangat meringankan beban warga kami,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *