SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro -Â Sejumlah warga sekitar Jalan Mastrip, turut Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku resah. Pasalnya, pasokan air dari PDAM (Perusahaan Daearah Air Minum) setempat mampet selama lebih dari tiga hari. Diduga akibat putusnya pipa induk terkena proyek pembangunan trotoar dan drainase (saluran air).
Salah satu warga Desa Kauman, Bunari mengaku, resahnya warga gegara air PDAM belum keluar sejak sekira tiga hari. Untuk menyiasatinya, perempuan lanjut usia itu harus membeli air untuk keperluan memasak.
“Kami masih beruntung ada sumur, buat mandi, tapi airnya kurang bagus. Warga yang gak punya sumur kan repot, semua harus beli,” ujarnya.
Senada diungkapkan supervisor kedai makanan dan minuman di perempatan Jalan Mastrip dengan Jalan Hartono, Ahmad Zaenuri. Ia mengeluh, tak cuma air PDAM yang mampet, genangan air juga terjadi mulai dari depan kedainya hingga beberapa meter ke arah timur yang membuat pelanggan terganggu saat memarkir kendaraan.
“Kami ini kan jualan, sudah airnya mampet, genangan airnya membuat pelanggan gak bisa parkir,” keluhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Konsultan pembangunan trotoar dan drainase Jalan Mastrip, Ahmad Sidiq, membenarkan bahwa genangan air di Jalan Mastrip terjadi ditengarai akibat terdampak proyek tersebut. Namun, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak PDAM.
“Kami sudah berkoordinasi dengan PDAM,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Bojonegoro, Priambodo mengaku, telah berupaya secepatnya memperbaiki jaringan pipa induk yang terputus. Bahkan hingga hampir tengah malam.
“Alhamdulillah mas teman-teman sudah berusaha memperbaiki. Bahkan kemarin sampai jam 11 malam dan hari ini dilanjutkan lagi,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (08/08/2021).
Priambodo juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan karena air tidak keluar selama beberapa hari belakangan ini. Dan juga atas genangan air di Jalan Mastrip. Pihaknya berkomitmen menyelesaikan segera permasalahan tersebut.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan, karena air tidak keluar beberapa hari ini, dan kepada pengguna Jalan Mastrip kami memohon maaf karena ada genangan air PDAM,” imbuhnya.(fin)