SuaraBanyuurip.com – Didik Jatmiko
Bojonegoro – Pembangunan Pasar Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur resmi diserahterimakan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kepada pemerintah desa setempat, Kamis (12/8/2021). Diharapkan pusat jual beli di Desa Gayam ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Gayam, Winto mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas dan EMCL yang telah berkontribusi dalam peningkatan perekonimian masyarakat melalui pembangunan Pasar Gayam.
“Keberadaan pasar desa ini dapat memberikan peningkatan pendapatan desa, bukan pendapatan Kepala Desa Gayam,” ujar Winto pada peresmian Pasar Desa Gayam.
Kades dua periode ini menjelaskan Pemerintah Desa sekarang ini memiliki pasar desa yang representatif. Sedangkan untuk pengelolaannya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
“Sebelumnya Pasar Gayam ini tidak dikelola dengan baik. Tapi mulai minggu kemarin sudah memberikan kontribusi kepada pemdes, pedagang dan masyarakat Desa Gayam,” tegas Winto.
Pembangunan Pasar Desa Gayam oleh EMCL ini didampingi LSM Tropis Indonesia dan Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B). Sedangkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) pengelola pasar oleh Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro.
External Affair Manager EMCL, Ichwan Arifin menyampaikan, pasar adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perkonomian masyarakat.
“Pasar tradisional juga tempat menyatukan dari berbagai latar belakang, berinteraksi dengan pedagang dan pembeli juga masyarakat lain,” tutur Ichwan.
Pihaknya juga merespon positif pengelolaan Pasar Desa Gayam oleh pemerintah desa yang dikelola secara modern, tapi tidak meninggalkan fungsi keberadaan pasar tradisional.
“Ini menjadi pembeda dengan pasar modren. Karena nilai-nilai tradisional tetap dijaga. Ada ruang interaksi masyarakat,” pungkas Ichwan.
Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra berharap dengan peningkatan sarana prasarana dan SDM pengelola Pasar Desa Gayam ini dapat mendukung 17 program prioritas Bupati Bojonegoro.
“Perlu dipersiapkan tata kelola yang benar, aturan pengelola pasar harus jelas. Dan diharapkan juga menyiapkan pemodalan bagi pedagang,” pungkas mantan Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro ini.
Peresmian Pasar Desa Gayam juga dihadiri Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi dan anggotanya M Suparno, Muspika Gayam, dan tokoh masyarakat.
Sally Atyasasmi mengapresiasi pembangunan Pasar Desa Gayam oleh EMCL ini. Menurut dia, selain kualitas bangunanya bagus, juga pemasarannya semi modern dengan melayani jasa antar online. Sehingga lebih memudahkan pedagang menjual dagangannya.
“Ini bisa menjadi percontohan bagi pasar desa lainnya. Meski pengelolaannya dilakukan semi modern, tapi tetap tidak meninggalkan konsep pasar tradisional,” ujarnya.(dik)