SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Redaksi netpitu.com menggelar tasyakuran dan santunan anak yatim dan yatim piatu di kantornya di Jalan Veteran No. 10, Bojonegoro, Jawa Timur, Senin, (16/08/2021). Kegiatan yang dilakukan sederhana tersebut dalam rangka memperingati media netpitu.com yang telah berusia 11 tahun dalam ikut berperan dikancah pemberitaan.
Doa syukur hanya dihadiri kurang lebih 17 orang, baik dari awak redaksi netpitu.com maupun anak-anak yatim dan yatim piatu yang sengaja diundang khusus untuk hadir.
Pimpinan Redaksi netpitu.com, Edy Kuntjoro mengatakan, berapapun usia perusahaan media, tidak menjadi ukuran profesionalisme sebuah media. Karena profesional hanya bisa diraih dari kesungguhan kerja wartawan yang berani mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun keluarga.
Termasuk di dalamnya adalah melakukan kerja kritik terhadap pemerintah. Inilah substansi pers sebagai pilar ke empat demokrasi Indonesia.
“Mewujudkan pers yang profesional, berani dan bertanggungjawab dibutuhkan komitmen, konsistensi dan tanggung jawab yang besar,” kata Edy.
Dijelaskan, pers bukan hanya sebagai corong pemerintah, tetapi juga sebagai media yang menjembatani aspirasi rakyat, keluhan rakyat, dan juga pembelaan hak-hak rakyat yang terabaikan oleh penyelenggara negara (Pemerintah-red).
Dalam kerasnya kehidupan awak media di lapangan, lanjut Edy, tantangannya cuma satu, yaitu keselamatan jiwa wartawan yang bekerja sebagai ujung tombak sebuah perusahaan media berita.
“Mohon doanya semoga kedepan kami lebih bermanfaat bagi masyarakat dan bukan sebagai media yang menjadi penjilat,” pungkasnya.
Diacara peringatan tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan santunan anak yatim dan yatim piatu. Dalam pelaksanaannya juga mematuhi protokol kesehatan.(sam)