SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Dua dosen STIEKIA Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil mendapatkan dua penghargaan Best Paper tahun 2021. Penghargaan itu diraih dalam Ajang the 5th Indonesian Conference: The Strategy of Creative Economy Development Through Small Business and Culture.
“Kompetisi tersebut dilaksanakan oleh STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Widya Gama Lumajang, Kamis (19/08/2021) lalu,” kata Plt (Pelaksana Tugas) Ketua STIE CENDEKIA (STIEKIA) Bojonegoro, Nurul Mazida kepada SuaraBanyuurip.com, Jum’at (20/08/2021).
Dijelaskan bahwa dalam kegiatan itu dua dosen STIEKIA Bojonegoro berhasil menjadi Best Paper Pertama dan Best Paper Kelima. Yaitu Abdul Aziz Syafii dan Ari Kuntardina.
Paper yang di bahas oleh kedua dosen tersebut, kata Nurul, yakni dari Abdul Aziz Syafii mengenai Enchancing MSME Permformance Through Market Sensing Capabilty, Inovatifon Capability and Iconik Ethnic Produk Development.
“Sementara Ari Kuntardina perihal Analysis of Factors Related to Employee Career Development,” ujarnya.
Terpisah, penerima Best Paper terbaik pertama Abdul Aziz Syafii menjelaskan, bahwa dalam presentasi Best Paper ini pihaknya melakukan penelitian sekaligus mengupas tentang UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) produsen batik Jonegoroan.
Selain itu juga memberikan solusi kepada para pelaku UMKM batik Jonegoroan agar bisa melakukan analisis pasar untuk mengetahui selera konsumen yang terus berubah. Serta saran masukan kepada para pelaku UMKM supaya terus berusaha menciptakan inovasi menciptakan efektifitas produksi.
“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini, dan menjadi vitamin bagi saya untuk terus berusaha menyajikan penelitian-penelitian yang baik di masa depan,” ungkapnya.(fin)