SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Jumlah tenaga kerja (Naker) proyek Gas Processing Facility (GPF) Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan terus mengalami penurunan. Lantaran pekerjaan proyek GPF JTB juga telah mulai berangsur selesai.
Bahkan dari total 6.000-an naker, pada bulan November diperkirakan akan tinggal 1000-an naker. Hal tersebut diungkapkan Site Manager PT Rekayasa Industri (Rekind), Zainal Arifin saat berdiskusi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Bandungrejo, dan sejumlah pemuda yang tergabung dalam karang taruna di balai desa setempat, Kamis (19/08/2021) kemarin.
“Pengerjaan proyek GPF JTB saat ini sudah mencapai sekira 90 persen. Jadi dari 6000-an naker yang ada, bulan November diperkirakan turun tinggal 1000-an naker,” ujarnya.
Berkaitan dengan penyurplusan naker, lanjut Zainal, para subkontraktor yang masih beraktivitas diingatkan untuk tidak menyurplus naker yang berasal dari warga desa sekitar proyek gas JTB terlebih dahulu.
“Untuk naker dari desa sekitar proyek JTB, khususnya Bandungrejo jangan disurplus dulu ya,” pungkasnya.(sam)