SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – PT Hutama Karya (HK) terus melakukan pengerjaan proyek penyambungan pipa-pipa induk jaringan gas bumi (Jargas) di wilayah kota Bojonegoro, Jawa Timur, dengan menggunakan metode Butt Fusion. Pemasangan dimulai dari Jalan Ahmad Yani sampai di jalur jargas turut pertengahan ruas Jalan Basuki Rahmat.
“Penyambungan pipa jargas menggunakan metode butt fusion pada tahap ini diawali dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Basuki Rahmad, sampai ke Jalan Panglima Sudirman,” kata Humas PT HK, Anan Dwi Soetrisno kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (24/08/2021).
Anan menjelaskan, metode penyambungan dengan alat butt fusion dimaksud. Secara teknis, ujung pipa dikupas kemudian dipanaskan dengan alat pemanas sejenis teflon.
“Lalu dipress dengan hidrolik sehingga menyatu antara pipa satu dengan pipa yang lain,” jelasnya.
Detail teknis penyambungan pipa dengan mesin HDPE (High Density Polyethylene) atau butt fusion itu dilanjutkan oleh Operator, M. Davin. Dibantu oleh satu asisten, ia menyiapkan generator sebagai sumber daya mesin.
Pertama dilakukan lebih dulu adalah setting mesin. Sesudah itu pipa dikupas dan potongannya diratakan dengan planner. Kalau pemanasnya sudah sampai suhu 200 derajat baru pipa dipanaskan.
“Untuk selanjutnya dilepas dan ditekan dengan hidrolik,” ujarnya.
Penyambungan butt fusion dikatakan Davin, sebagai proses disebut thermofuse. Yang mana melibatkan pemanasan pada kedua ujung pipa MDPE-80 (Medium Density Polyethylene-80). Setelah tersambung baru dilanjutkan memasukkan pipa jargas ke lubang feed yang telah disiapkan dengan pengeboran manual.
“Hasil penyambungan juga akan tahan terhadap gaya tarik, dan mempunyai kekuatan yang sebanding dengan pipanya,” imbuhnya.(fin)