Warga Kecamatan Gayam Ingin Punya Masjid Besar

23271

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Warga di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berharap memiliki masjid besar. Pembangunan tempat beribadatan umat Islam ini akan menjadi ikon di sentra ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu.

Lokasi Masjid Besar Gayam berada di Jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Kalitidu – Gayam. Tepatnya depan MTs Bahrul Ulum Gayam. Sekarang sedang proses pengadaan tanah wakaf.

Masjid Besar Gayam akan menempati lahan seluas 1.565 meter persegi (M2). Di lokasi ini, rencananya juga akan dibangun Gedung Islamic Center untuk kegiatan keagamaan maupun kegiatan lain masyarakat.

“Harapan kita kedepan, selain Masjid Besar nantinya ada gedung yang bisa disewakan untuk kegiatan hajatan warga. Sehingga tidak perlu lagi menyewa gedung di Kota Bojonegoro,” ujar anggota tim pengadaan tanah wakaf Masjid Besar Kecamatan Gayam, M. Suparno, Senin (6/9/2021).

Dari luas tanah 1.565 M2 yang dibutuhkan, sekitar 200 an meternya telah dibeli masyarakat Gayam kemudian diwakafkan kepada tim pengadaan tanah untuk pembangunan Masjid Besar Gayam.

Baca Juga :   Pendamping Desa Bojonegoro Pecahkan Rekor Laporan Akhir Tahun

Untuk harga tanah wakaf, luas satu meter persegi sebesar Rp 600.000, luas setengah meter Rp 300.000, dan Rp 150.000 untuk luas seper empat meter persegi. 

“Ini merupakan investasi akhirat. Jadi siapapun bisa berinvestasi di sini. Baik itu atas nama pribadi atau perusahaan,” ujar Ketua Pengadaan Tanah Wakaf Masjid Besar Kecamatan Gayam, Kyai Imam Mawardi.

Imam menjelaskan, sampai saat ini uang tanah wakaf yang sudah terkumpul sekitar Rp 125 juta untuk luas 200 an meter persegi.

“Untuk pengadaan tanah masih kurang sekitar Rp 750 juta an,” ucapnya. 

Imam berharap setelah tanah diperoleh, pembangunan Masjid Besar Kecamatan Gayam bisa dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggunakan APBD.

“Ini bisa menjadi kenanang-kenangan dari Bupati Anna untuk warga di Kecamatan Gayam. Apalagi Masjid Besar ini sudah lama menjadi impian warga di sini,” pungkasnya.

Pembangunan Masjid Besar ini mendapat dukungan Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam. Terbukti, semua kepala desa masuk dalam kepengurusan pembangunan Masjid Besar.

“Harapan kita semua kepala desa bersama warganya ikut bersama-sama menyukseskan pembangunan Masjid Besar ini. Karena masjid ini bukan milik perorangan atau desa, tapi akan menjadi kebanggaan semua masyarakat di Kecamatan Gayam,” sambung Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam, Sukono dikonfirmasi terpisah.

Baca Juga :   Hindari Protes Warga Dana PSKS Diratakan

Sukono menegaskan, pembangunan Masjid Besar Kecamatan Gayam ini dalam waktu dekat akan mulai dilakukan pengurukan. Ditargetkan setahun kemudian akan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama.

“Minggu-minggu ini akan kita mulai pengurukan,” ucapnya.

Kepala Desa Katur ini berharap berdirinya Masjid Besar tersebut nantinya bisa menjadi ikon Kecamatan Gayam dan Kabupaten Bojonegoro. Karena wilayah Gayam merupakan penghasil migas terbesar di Indonesia dan penyumbang terbesar APBD Bojonegoro.

“Ini akan menjadi ikon, dan selaras dengan program pembangunan jalan yang sedang dilakukan Bupati Anna,” pungkas Sukono.(suko) 











»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *