SuaraBanyuurip.com -Â Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pembangunan embung di Bojonegoro, Jawa Timur tahun 2021 sebanyak delapan embung sudah mencapai 100 persen. Pembangunan embung ini, untuk menampung air dan mengantisipasi kekeringan di wilayah Bojonegoro selama kemarau.
Kepala Bidang Air Baku Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro, Bungku Susilowati mengatakan, pembangunan embung di delapan lokasi di wilayah Bojonegoro sudah selesai.Â
“Akan tetapi untuk saat ini masih ada satu embung belum selesai dibangun karena menunggu kesiapan lokasi,” katanya, Rabu (15/9/2021).
Embung yang belum selesai dibangun itu, berlokasi di Desa Mojosari, Kecamatan Kepohbaru ya h progresnya baru 2,00 persen. Sedangkan, kata dia delapan embung yang selesai di antaranya berlokasi di Desa/Kecamatan Purwosari; Desa Bobol Kecamatan Sekar; Desa Bumiayu Kecamatan Baureno; Desa Sidobandung, dan Desa Sobontoro Kecamatan Balen; Desa Tondomulo Kecamatan Kedungadem; Desa Ngraseh Kecamatan Dander; serta Desa Klino Kecamatan Sekar.
“Saat ini pelaksanaan pembangunan delapan embung baru sudah selesai yakni mencapai 100 persen,” katanya.
Dia menambahkan, setiap embung memiliki daya tampung sebesar 175.000m3. Hal ini untuk mengantisipasi kekeringan selama musim kemarau.(jk)